Conte Semringah Inter Menang Lagi

52

WARTABUANA – Pelatih Intermilan, Antonio Conte senang ketika anak asuhnya bisa membawa pulang poin penuh dari lawatan mereka ke kandang Cagliari. Conte sudah memprediksi sejak awal Cagliari akan memberikan perlawanan sengit.

Inter bertamu Sardegna Arena pada pertandingan pekan kedua Liga Serie A Italia 2019-2020, Senin (2/9/2019) dini hari WIB. I Nerazzurri unggul dalam penguasaan bola 60 persen berbanding 40 persen. Meskipun demikian, Cagliari mampu merepotkan barisan Inter lewat sejumlah serangan balik cepat.

Rapatnya barisan belakang tim tuan rumah juga menyulitkan Inter membuat banyak peluang. Statistik mencatat, I Nerazzurri cuma sembilan kali melepaskan shots, lima diantaranya on target. Sedangkan Cagliari delapan kali mengancam gawang Inter dengan dua diantaranya tepat sasaran.

Inter unggul terlebih dulu pada menit ke-27 lewat gol sundulan Lautaro Martinez. Wasit awalnya tidak mengesahkan gol tersebut karena menganggap Lautaro berada dalam posisi offside saat menyambut umpan Stefano Sensi. Namun, setelah melihat tayangan VAR gol tersebut disahkan.

Cagliari sempat menyamakan skor pada menit ke-50 lewat sundulan kepala Joao Pedro. Inter kembali unggul lewat penalti Romelu Lukaku pada menit ke-72. Skor 1-2 bertahan hingga laga usai.

Bagi Inter, ini merupakan kemenangan pertama di kandang Cagliari sejak 2017. Musim lalu, La Beneamata takluk 2-1.

“Ini pertandingan berbeda dari laga melawan Lecce, oleh karena itu saya sudah memperingatkan kepada pemain lawan kali ini akan sulit. Bermain di Cagliari tidak pernah mudah,” ujar Conte usai laga.

“Perlu diketahui, saya sosok yang sangat menuntut dan kami butuh banyak perbaikan, tetapi juga senang bisa menang di tempat yang sulit,” ia menambahkan.

Conte mengaku sempat was-was saat timnya cuma bisa mencetak satu gol di babak pertama, ditambah lagi saat Cagliari berhasil menyamakan skor di menit-menit awal babak kedua.

“Cagliari menjalankan permainan mereka dan melakukannya dengan baik, tetapi ini menjadi hasil yang bagus karena meneruskan performa melawan Lecce, tetapi kami seharusnya bisa menyelesaikan pertandingan dengan lebih banyak gol setelah kemasukan.”

“Kami sudah memainkan pertandingan bagus untuk kembali ke puncak klasemen, tetapi masih banyak yang perlu diperbaiki,” ia memungkasi.

Dengan tambahan tiga poin, Inter berada di peringkat teratas klasemen sementara dengan mengemas enam poin, unggul produktifitas gol dari Juventus di posisi dua.[]