Beginilah Jika Pramuka Millenial Berkarya

Selasa, 24 Oktober 2017 12:12 WIB

 

JAKARTA, WB –  Suasana di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat pada Minggu (22/10/2017) sore tampak beda dari biasanya. Terlihat ratusan anggota pramuka menunggu kereta commuter line arah Stasiun Pondok Cina untuk kembali ke Bumi Perkemahan Cibubur usai mengikuti kegiatan  Jelajah Budaya dalam rangkaian Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Lima (LT-V) Gerakan Pramuka 2017.

 

Ada pemandangan menarik saat seorang anggota pramuka menghampiri calon penumpang commuter line yang kebetulan tuna netra di luar stasiun. Remaja berseragam dengan topi biru itu sempat ngobrol sejenak dengan pria tunanetra tersebut, sementara beberapa temannya juga menghampiri.

 

Pantauan wartabuana.com, remaja tadi yang kemudian diketahui bernama Haikal itu menuntun pria buta tersebut masuk ke dalam stasiun. Tampak beberapa anggota Pramuka yang lain mengikuti langkah Haikal masuk stasiun.

 

 

Rupanya Haikal yang ternyata anggota Pramuka kontingen DKI Jakarta itu ingin membantu pria tersebut membelikan tiket. Saat Haikal antri di loket pembelian tiket, beberapa anggota Pramuka yang lain menemani pria tersebut.

 

Dari kejauhan terlihat pria tuna netra itu selalu tersenyum saat ngobrol  dengan para remaja berseragam tersebut. Meski baru pertama bertemu, keakraban sudah  terlihat dari obrolan mereka.

 

Kepada wartabuana.com, Haikal dan teman-temannya mengaku  membantu pria tuna netra itu secara spontan. “Saya sempat tanya dan menawarkan diri untuk membantunya. Bapak itu senang dibantu beli tiket,” ujar Haikal.

 

Menurut Haikal, apa yang dia lakukan bersama teman-temannya merupakan bentuk kepedulian sosial dan toleransi antar sesama. Mereka melakukan itu sebagai aplikasi dari materi pendidikan dalam kegiatan Pramuka.

 

Para peserta Jelajah Budaya dalam rangkaian lomba ini melakukan perjalanan dari Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur naik angkot sampai ke Stasiun Pondok Cina. Setelah itu, mereka naik KRL Commuter Line menuju Stasiun Juanda.

 

“Dari Stasiun Juanda lalu jalan kaki ke Masjid Istiqlal, Gereja Katredal, Kantor Kwarnas Gerakan Pramuka, Monumen Nasional, Halaman Istana Merdeka, dan kembali ke Cibubur lagi,” papar Haikal.

 

Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Lima (LT-V)  Gerakan Pramuka mempertemukan generasi muda terbaik Indonesia dalam satu bumi perkemahan. Selama lomba, mereka mempraktikan langsung nilai-nilai luhur bangsa, seperti: musyawarah, gotong-royong, belajar mendengar, belajar menyampaikan pendapat, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.[]

 

 

 

wartawan : Anggi SS
Editor : Fuad Rohimi