nasional

Analis Sastra : Puisi Esai Bisa Perkaya Studi Soal Indonesia

Purnama | Jumat, 09 Maret 2018 19:34 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Kritikus sastra, Dr Rasiah M. Hum berarguman bahwa puisi esai pada dasarnya berbeda dengan puisi biasa. Puisi esai menurutnya dinilai memperkaya studi tentang Indonesia. Puisi esai dapat memberikan data sekunder mengenai sisi kultural, psikologis dan antropologis untuk memahami masyarakat Indonesia, dari Aceh hingga Papua.


"Puisi jenis lain tidak memberikan hal itu karena bahasanya terlalu ekslusif. Sedangkan bidang non-sastra kurang mengekspresikan sisi batin sebuah isu sosial," jelas kritikus sastra asal Sulawesi Tenggara Dr Rasiah M. Hum, dalam diskusi soal pro konta puisi esai ke 2, di Yayasan Budaya Guntur, Jumat (9/3/2018).


Sedangkan guru bahasa dan penulis puisi esai, Dhenok Kristianti, juga menceritakan pengalamannya. Menurut Dhenok, puisi esai mendekatkan puisi kembali kepada masyarakat. Isu yang diangkat puisi esai umumnya isu sosial yang memang sudah dikenal penduduk setempat.


"Apalagi yang istimewa, penulis puisi esai tak harus penyair. Sekitar 50 persen penulis puisi esai adalah dosen, jurnalis, aktivis, guru, bahkan ibu rumah tangga. Puisi tak lagi elitis namun kembali menjadi milik masyarakat," ujarnya.


Moderator diskusi Sastri Sunarti Sweeney dan stand up komedian Mo Sidik meramaikan acara. Isti Nugroho selaku tuan rumah Yayasan Budaya Guntur 49 mengatakan bahwa acara diskusi ini sengaja dikemas serius tapi santai. Ada akademisi, pembaca puisi dan juga komedian yang membuat tertawa.

Sementara Denny JA yang dianggap penggagas puisi esai memilih tak hadir dalam diskusi. Menurut Denny, biarlah publik yang bicara.


"Justru pembicaraan lebih apa adanya jika saya tak hadir," kata Denny.


"Segera terbit 34 buku puisi esai di 34 provinsi yang melibatatkan 170 penyair dan penulis. Mereka bersama memotret batin Indonesia," lanjut Denny.


Terlepas dari pro dan kontra yang ada, pembicara dalam diskusi mengamini telah lahir genre baru sastra Indonesia Angkatan Puisi Esai.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Puluhan Penumpang KM Arista Tenggelam

14 Juni 2018 | 13:08 WIB

Kapal Patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) terus mencari korban tenggelamnya kapal nelayan KM. Arista di perairan Pulau Khayangan, Makassar.

Lebaran Tahun Ini Jokowi Rayakan di Bogor

14 Juni 2018 | 11:15 WIB

Untuk lebaran tahun ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di Istana Bogor, Jawa Barat.

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Jumat 15 Juni 2018

14 Juni 2018 | 20:32 WIB

Pemerintah menetapkan Hari Lebaran 2018 jatuh pada Jumat (15/6/2018). Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menetapkan setelah Kementerian Agama menggelar Sidang Itsbat Awal Syawal 1439 Hijriah di Kantor Kemenag MH Thamrin Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Dihantam Ombak, KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba

18 Juni 2018 | 23:30 WIB

Dugaan sementara penyebab Kapal Motor Sinar Bangun  tenggelam di Perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6/2018) petang karena tali kemudi kapal putus dan hantaman ombak besar.

Fokus Cari Penumpang Tenggelam, Pelabuhan Simanindo Ditutup

19 Juni 2018 | 07:19 WIB

Paska tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun, Senin (18/6/2018) petang, Pelabuhan Simanindo ditutup hari ini, Selasa (19/6/2018). Kapal berisi puluhan penumpang itu tenggelam di Perairan Danau Toba, saat berlayar dari Dermaga Tigaras menuju Pelabuhan Simanindo.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber