hidup sehat

Kurangi Makan Daging Panggang Jika Tidak Ingin Terkena Penyakit Ini

Purnama | Jumat, 23 Maret 2018 18:11 WIB | PRINT BERITA

ist

NEW YORK, WB - Makanan yang diolah dengan cara dipanggang, memang sangat mengugah selera makan Anda. Namun tahukah Anda, Mengutip dari zeenews, Jumat, (23/03/2018), sebuah studi baru oleh Harvard telah menemukan penelitian bahwa suhu tinggi memasak, dapat mengeluarkan bahan kimia yang dapat meningkatkan tekanan darah Anda.


Dengan adanya penngkatan tekanan darah, maka hal ini mengundang resiko penyakit kardiovaskular. Studi menunjukkan 17 persen lebih tinggi risiko terkena tekanan darah tinggi mereka yang konsumsi panggang daging sapi, ayam atau ikan lebih dari 15 kali sebulan, dibandingkan dengan kurang dari empat kali sebulan.


Penelitian menunjukkan, ketika protein daging hangus atau terkena suhu tinggi, menghasilkan bahan kimia yang dikenal sebagai heterosiklik aromatik amina (HAAs), yang juga meningkatkan risiko hipertensi.


Pemimpin penulis, Gang Liu, mahasiswa peneliti postdoctoral di Chan T.H. Harvard School of Public Health di Boston mengatakan, kimia yang diproduksi oleh memasak daging pada suhu tinggi menginduksi oksidatif stres, peradangan dan resistensi insulin dalam penelitian hewan, dan jalur ini juga dapat menyebabkan peningkatan resiko menderita tekanan darah tinggi.


Oksidatif stres, peradangan dan resistensi insulin mempengaruhi lapisan batin pembuluh darah dan terkait dengan pengembangan aterosklerosis, proses penyakit yang mendasari penyakit jantung dan menyebabkan pembuluh darah arteri untuk menjadi mengecil.


"Temuan kami menunjukkan bahwa itu dapat membantu mengurangi resiko tekanan darah tinggi jika Anda tidak makan makanan ini dimasak dilakukan dengan baik dan menghindari penggunaan buka-api dan/atau temperatur tinggi pada metode memasak, termasuk memanggang barbeku dan panas sekali," kata Liu.


Hasil dipresentasikan pada American Heart Association epidemiologi dan pencegahan, gaya hidup dan Cardiometabolic kesehatan 2018 sesi ilmiah di New Orleans.


Untuk temuan, tim menganalisis metode memasak dan perkembangan tekanan darah tinggi dalam jumlah 103,941 pria dan wanita yang secara teratur makan daging sapi, unggas atau ikan.[]









EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber