hidup sehat

Ini Penjelasan Kemenkes Soal SKM

Edward WA | Rabu, 23 Mei 2018 22:11 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya buka suara terkait susu kental manis. Melalui akun twitter resminya, @Kemenkes_RI, Kemenkes memberikan caption  edukasi tentang fakta susu kental manis dan cara yang tepat dalam penggunaannya.


"Tahukah kamu jika SKM dibuat dengan cara menguapkan sebagian air dari susu segar (50%) dan ditambah dengan gula 45-50 persen? SKM sendiri mengandung karbohidrat dan gula yang jauh lebih tinggi serta protein yang jauh lebih rendah dari susu bubuk full cream," cuit @Kemenkes_RI.


Dalam kesempatan itu, Kemenkes juga mengedukasi publik bagaimana seharusnya SKM digunakan, yaitu hanya untuk campuran makanan. Bila anak mengkonsumsi dua gelas SKM sehari menurut Kemenkes akan melebihi kebutuhan gula harian yang pembatasannya telah diatur melalui Permenkes Nomor 30 tahun 2013 yang selanjutnya diamandemen dengan Permenkes Nomor 63 Tahun 2015, tentang penetapan batasan- batasan konsumsi gula, natrium dan lemak.


Lebih lanjut, Kemenkes juga menyatakan SKM tidak cocok untuk anak di bawah usia 3 tahun yang masih membutuhkan lemak dan protein tinggi untuk pertumbuhan dan perkembangan. Namun, jika memperhatikan peringatan yang tertera pada kemasan SKM berbagai merek, yang tertulis bahwa SKM tidak dianjurkan untuk anak di bawah 1 tahun.[] EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber