potret

Di Bengkulu Ada Tasbih Raksasa dari Buah Majapahit

Ibra Maulana | Senin, 28 Mei 2018 14:18 WIB | PRINT BERITA

Tasbih raksasa /ist

 

BENGKULU. WB – Sesuatu yang unik dan tak lazim memang selalu menjadi perhatian, seperti halnya tasbih ukuran besar atau tasbih raksasa miliki Sudarmansyah alias Buyung seberat 50 kg dengan biji tasbih sebesar bola kaki.

 

Tasbih, biasanya terbuat dari kayu yang dibuat bulat-bulat kecil sebesar kacang tanah, atau tasbih biasa juga terbuat dari plastik yang dicetak bulat kecil, kemudian di rangkaikan menggunakan tali.

 

Banyaknya buliran tasbih beraneka ragam, ada yang berjumalah 33 atau berjumlah 99, namun umumnya tasbih berjumla 99 buah.

 

 Sudarmansyah /ist

Namun tasbih karya Buyung  yang  tinggal di Jalan Sudirman kelurahan Pintu Batu, Bengkuku ini ukurannya sangat spektakuler. Tasbih itu terbuat dari buah Majapahit atau buah labu kayu. Jumlah bulatannya 99 buah dengan 3 buah sebagai pembatas, sehingga jumlahnya mencapai 102 buah, panjang tasbih tersebut mencapai 32 meter.

 

Buyung berkisah, awal mula dari pembuatan tasbih berukuran besar  dari mimpi yang membisikkan bahwa dirinya harus membuat alat untuk berdzikir.

 

Maka terfikirlah untuk membuat tasbih, namun agar terasa berbeda maka dirinya memutuskan untuk membuat tasbih yang terbuat dari buah majapahit atau buah labu kayu.

 

Labu kayu atau buah majapahit dipilih karena tahan lama dan kuat, pada awalnya dirinya pernah membuat tas dari buah majapahit tersebut, dan ketika mendapatkan bisikaan dalam mimpi untuk membuat tasbih, maka digunakanlah buat majapahit tersebut.

 

Tasbih besar dari buah majapahit telah dibuat Buyung sejak tahun 2002 lalu. Semenjak dibuat, tasbih raksasanya ini hanya tergantung dibawah atap rumahnya.

 

“Saya kepingin pusaka saya ini apabila saya mati bisa saya tinggalkan, kalu di dukung akan buat rekor muri pembuatan tasbih terbesar dan terpanjang di dunia, dengan harga relatif murah, buah majapahit ini kita beli,” ujarnya.

 

Awalnya  tasbih raksasa tersebut di berwarna kecoklatan dan ada tulisan peramalan Subhanallah, Alhamudllilah dan Allahuakbar yang ditulis pakai cat di kulit labu kayu tersebut. Kini sudah dicat hijau dan tampak lebig cerah.[]

 

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber