Raup Untung Dari `Jual` Nama Bayi

0

WARTABUANA – Jenuh akan aktifitasnya menjadi seorang pekerja media, memang mengantarkan seorang Atika Ratna Sari banting setir menjadi seorang wirausahawan. Enggak tanggung-tanggung, wanita yang kerap tampil mengenakan jilbab inipun sudah memiliki dua peluang usaha yang terbilang unik dan sukses.

” Aku buka usaha nama bayi unik.com dan jajanan Jepang,” ujar Atika kepada wartabuana.com, Rabu (22/1/2014).

Membuka cerita, peluang usaha pertama yang ingin dibeberkan Atika adalah nama bayi.com. Menurutnya, jenis usaha yang digelutinya ini terbilang datang secara tidak sengaja alias dadakan. Sebab idenya sendiri lahir ketika Atika yang memang mempunyai hobi mengarang untuk membuat nama-nama tokoh kartun ini, iseng menanyakan kepada salah satu kawannya yang telah memiliki bayi. Lantaran saat itu bayi kawannya itu belum memiliki nama, dan spontan saja Atika berikan beberapa nama tokoh karangannya.

“Waktu itu aku kasih beberapa nama tokoh gitu, dan ternyata dia suka. Saya coba-coba jual eh ternyata ada peminatnya. Akhirnya berlanjut sampai aku bikin websitenya,” ujarnya.

Walau terdengar simple dan sederhana,  namun diakui Atika kalau usahanya ini cukup menguras otak dan kreasi imajinasinya. Sebab tentu Atika tidak ingin sembarangan mengeluarkan nama-nama yang akan diberikan. Oleh karena itu, Atika pun sudah melakukan observasi dan menggali-gali data dari berbagai buku, alkitab, sampai kamus berbagai bahasa, untuk dijadikan refrenasi bahan nama.

“Karena nama itu kan doa, saya hanya membantu untuk mencarikan nama yang tepat bagi orang tua. Saya hanya memberikan nama-namanya, tetap nanti yang menentukan adalah orangtuanya,” ujar dia.

Untuk pelangganya saat ini, diakui Atika sudah tidak terhitung. Dan hampir 80 persen pelanggan ternyata kebanyakan pria yang permasalahannya sudah mentok untuk memberi nama unik kepada anak-anaknya.

“Yaa banyaklah mas, enggak ke hitung deh. Dan kebanyakan itu pria,” candanya.

Untuk proses pemesanannya sendiri diakui Atika cukup mudah. Disini pelanggan cukup membuka websitenya, lalu mengisi form yang terlampir didalam website tersebut.

“Bisa online, email, pesan melalu website, nanti mau namanya dari bahasa mana, berapa karakter dan yang penting mau doa dan artinya apa,” tuturnya.

Kalau kurang sreg dengan nama pemberian pertama, Atika mengaku akan ada revisi untuk nama baru. Namun untuk revisi sendiri tidak serta merta terus diberikan, itupun tergantung paket yang diambil oleh klien.

“Ada paket 1 juta, 2 juta dan 3 juta tergantung paket yang mana. Kalau
1 juta dikasih 2 kali revisi nama, 2 juta limakali revisi dan kalau 3 juta biasanya ada rangkaian arti dari nama yang diberikan,” jelasnya.

Jajanan Jepang
Untuk usaha yang kedua, Atika membuka jajanan sehat Jepang yang bernama Takoyaki dan Takegori. Untuk usahanya yang kedua ini, dituturkan Atika, idenya muncul ketika dirinya jalan-jalan ke Jepang.

“Waktu saya ke Jepang, Osaka, disana banyak jajanan, tapi bedanya disana itu jajanannya sehat-sehat gak kaya di Indonesia,” ceritanya.

Maka berangkat dari jajanan inilah, Atika mencoba memodifikasi dua jenis jajanan laris di Jepang tersebut ke olahan Indonesia.

“Saya mau ciptakan makanan sehat di Indonesia. Jadi saya racik menu menunya untuk dua makanan tersebut,” ujarnya kembali.

Untuk mempromosikan makanannya tersebut, saat ini Atikah masih menyasar seputar festival jajanan Jepang dan Korea yang diadakan pada waktu-waktu tertsentu saja.

“Alhamdulillah direspon positif. Dan saya masih kembangkan sampai sekarang,” pungkasnya. []

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here