Parfi Awards 2020 Gelar Ghost Mania Festival, Pengunjung Mall Ketakutan

216

WARTABUANA – Rangkaian kegiatan jelang malam puncak Parfi Awards 2020 terus bergulir. Setelah sukses menggelar Road Show Ghost Mania Festival di Banyuwangi, kegiatan serupa juga mandulang sukses di Bandung. Ghost Mania Festival yang digelar di Citylink Mall, Bandung pada 9 Februari 2020 itu sambutan hangat warga Kota Kembang.

Antusiasme warga Bandung tergambar dari banyaknya peserta yang ikut berpartisipasi di beberapa acara dan lomba serya berbagai atraksi seni budaya, dialog interaktif, workshop film, lomba, dan hiburan bertema “GHOST MANIA FESTIVAL”.

Dalam Road Show itu menampilkan artis ibukota dan daerah, tokoh publik, seniman, budayawan, dan para penggiat film, diantaranya aktor, produser, dan penasehat spiritual Soultan Saladin dari DPP Parfi, Ki Kusumo, The Best Actress Festival Film Asia Pasifik (FFAP), Yati Surachman, aktor legend horror, Ozy Syahputra, serta artis lainnya.

Di acara tersebut juga digelar workshop Seni Rupa dan Loma Tata Rias Film dengan tema “Artistik Film Dalam Perspektif Cerita Dongeng, Legenda, dan Mitos Budaya Indonesia” bersama Oppa Adams, seorang professional make up artist; character, dan special effect.

Para peserta makeup karakter yang sempat ‘berkeliaran’ di dalam mall menjadi tontonan menarik para pengunjung. Banyak warga Bandung yang memanfaatkan ksemepatan itu untuk ber-selfie ria dengan para “hantu”, namun tidak sedikit yang ketakutan.

Soultan Saladin, Yati Surachman, Ki Kusumo, Ozy Syahputra dan Eddie Karsito /ist

Silvie, salah seorang pengunjung mall mengaku terhibur dengan adaanya acara ini. Menurut mahasiswi salah satu kampus di Bandung ini, selain menghibur, banyak informasi yang dia dapat dari acara-acara yang disajikan.

“Kami bekerja sama dengan panitia lokal untuk menghadirkan beberapa kegiatan sepeti lomba model dan casting web series. Namun yang menjadi acara unggulan adalah lomba makeup karakter dengan tema dunia mistik yang mengangkat cerita dan kearifan lokal,” ujar Eddie Karsito, Ketua Bidang Acara Parfi Awards 2020.

Tidak kalah menariknya, hadirin dan para pengunjung mall mendapat banyak informasi melalui dialog interaktif bersama aktor yang juga para normal Ki Kusumo yang mengangkat tema “Film Mistik, Ilmu Kanuragan, Bela Diri, dan Praktik-pratik Supranatural Dalam Perspektif Kebudayaan Tradisional Indonesia”. Dialog dilanjutkan dengan obrolan santai bersama aktor dan aktris nasional pendukung acara.

Workshop Seni Rupa dan Loma Tata Rias Film bersama Oppa Adam /ist

Menurut Firman Nurjaya, selaku Ketua Panitia Parfi Awards 2020, roadshow 10 kota yang menjadi rangkaian acara menuju malam puncak penghargaan yang akan dilaksanakan pada 10 Maret 2020 di Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali nanti bisa sukses karena didukung para pengurus Parfi di daerah.

“Semua acara yang kami gelar selalu melibatkan anggota dan pengurus Parfi di kota-kota yang menjadi penyelengara acara road show. Kami juga bersinergi dengan pihak swasta dan pemerintah daerah setempat,” ujar Firman.

Kehadiran Ki Kusumo dalam rangkaian kegiatan Parfi Awards 2020 menjadi tanda terjalinnya silaturahmi antara beberapa kelompok komunitas insan film Indonesia.

“Parfi Awards merupakan kegiatan yang menginspirasi karena biar bagaimanapun, Parfi merupakan wadah perfilman Indonesia, dan Parfi Awards merupakan sebuah gerakan yang menginspirasi upaya menyatukan semua elemen dan stake holder insan film di Indonesia,” ujar Ki Kusumo.

Ki Kusumo /ist
  • Hal senada juga disampaikan Sultan Saladin Ketua DPP Parfi yang merasa bangga dengan adanya event sekelas Parfi Awards 2020 ini. “Parfi Awards merupakan catatan sejarah yang harus diapresiasi oleh semua orang, terutama masyarakat film, karena selama ini belum pernah ada festival film yang diselenggarakan oleh Parfi yang notabene organisasi insan film di tanah air yang sudah berusia sekitar 60 tahun.

Aktor senior yang sudah membintangi banyak film fenomenal ini menghimbau rekan-rekan sesama insan film untuk mendukung Parfi Awards sebagai langkah awal penghargaan terhadap seni peran yang dilakukan oleh orang film sendiri.[]