Ini Tugas Esensial Bakamla

63

WARTABUANA – Kepala Bakamla, Laksdya Bakamla A. Taufiq R., mengutip perkataan Presiden RI Joko Widodo saat mendeklarasikan Bakamla di Kota Baru, 13 Desember 2015 silam,  menjelaskan bahwa Bakamla memiliki tugas pokok melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia.

Laksdya Taufiq mengatakan hal tersebut saat mengawali Jam Komandan dengan mengingatkan seluruh personel akan tugas esensial Bakamla, di Aula Markas Besar Bakamla, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019).

“Telah dimulai era baru, efisien dengan komando tunggal yang didukung sistem peringatan dini dan Unit Penindakan Hukum”, lanjut Laksdya Taufiq mengutip amanat Presiden RI.

“Dengan perkataan Presiden tersebut, sudah tergambar dengan jelas bahwa Bakamla merupakan institusi operasional”, lanjutnya.

Laksdya Taufik melanjutkan dengan memaparkan tolak ukur keberhasilan keamanan laut, sesuai dengan Perpres tentang RPJMN 2015-2019. Tak lupa, pimpinan tertinggi Bakamla ini juga melakukan komparasi dengan instansi coast guard yang telah terbentuk di negara lain. United States Coast Guard (USCG) misalnya, India Coast Guard, dan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).

Laksdya Taufiq kembali menekankan bahwa tugas Bakamla dalam mengemban fungsi coast guard terdiri dari tiga aspek, yaitu keamanan maritim, keselamatan maritim, dan pertahanan maritim.

Mengakhiri sesi arahannya, Laksdya Taufiq juga menjelaskan langkah yang harus ditempuh Bakamla di masa mendatang, untuk dapat mengikuti tren ancaman maritim yang terus berkembang, dan memenuhi tugas dan fungsinya sebagai Indonesian Coast Guard.

Beberapa saat sebelumnya, telah dilantik pula sejumlah pejabat tinggi Bakamla yang baru. Jabatan yang diemban antara lain Sekretaris Utama, Deputi Operasi dan Latihan, Kepala Biro Umum, dan Kepala Unit Penindakan Hukum.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here