PDIP : Soal Dana Saksi, Bubarkan Saja Bawaslu

82

JAKARTA, WB – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  meminta Bawaslu untuk membatalkan  rncana pemberian dana saksi parpol dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Hal itu dikatakan oleh Ketua DPP PPDI Perjuangan ,Arif Wibowo kepada wartwan dikantor KPU. Menurutnya, kebijakan itu berpotensi melanggar ketentuan pengelolaan keuangan negara. “Kebijakan itu berpotensi melanggar pengelolaan keuagan negara. Ini tidak benar, ” ujar Arif kepada wartawan di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2014).

Menurut Arif, Andai dipaksakan kebijakan itu, Bawaslu bukan lagi mengawasi tahapan pelaksanaan pemilu, namun malah menjadi juru bicara partai politik. “Kalau begitu kerjanya, bubarkan saja Bawaslu. Tupoksinya tidak dijalankan, ” ungkapnya.

Arif menyarankan, Bawaslu lebih baik fokus pada tupoksinya yakni mengawasi pelaksanaan pemilu agar tidak terjadi pelanggaran dalam semua tahapan.  “Itu fungsi Bawaslu. Kalau tidak berjalan ya bubar aaja Bawaslu, ” pungkasnya.

Seperti di ketahui, dari sekian banyak partai, PDIP lah partai yang ngotot menolak kebijakan soal uang saksi sebesar Rp 700 miliar bagi partai politik di Pemilu 2014 nanti.  []

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here