Berawal Dari Burung Berkicau, Kamaludin Nyaleg Lewat PKPI

79

WARTABUANA- Berawal dari hobinya memelihara burung berkicau, kini ia memberanikan diri untuk maju sebagai Caleg DPR RI Daerah Pilihan (Dapil) Jawa Barat 10 nomor urut 1 yang meliputi Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan dan Kota Banjar.

Kamaludin mengaku menjadi Caleg melalui hobinya tersebut ingin membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya demi kesejehteraan masyarakat Indonesia.

“Saya karyawan swasta yang bergerak dibidang dunia hobi lah. Hobi saya ini memelihara ada burung berkicau, kucing, anjing juga ikan, nah kita punya komunitas itu. Jadi saya tertarik punya komunitas jadi insyallah bisa mendukung,” ujar Kamaludin kepada Wartabuana di Jakarta.

Kamaludin yang membuka bisnis perlengkapan burung kicau bermerek BnR ini bercita-cita merekrut pekerja sebanyak-banyaknya

“Contohnya orang-orang yang bekerja sebagai pengrajin sangkar dan penjual burung yang tadinya ekonominya rendah menjadi meningkat nilai ekonominya. Menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya,”jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya optimis dalam mendapatkan perolehan suara, walaupun dia tidak mempunyai uang yang banyak dalam menyaleg.

“Saya tidak menilai dengan uang, jadi berjuang dengan uang yang minimal untuk mendapatkan suara yang banyak,”ungkapnya.

Sebagai Caleg, Kamaludin tak ingin jor-joran dalam berkampanye. Ia hanya mengandalkan `DUIT` yang ia sebut sebagai Doa Usaha Ikhtiar dan Takwakal.

“Kalau dengan adanya materi, dia mengeluarkan duit begitu banyak sehingga itu tadi segala cara di halalkan. Apa itu uang rakyat atau uang apa dia embat saja,masa bodo gituh. Saya punya Duit, tapi Duit saya beda, Doa Usaha Ikhtiar dan Takwakal (DUIT). Itu mengandung Duit, mungkin itu lebih dari yang di inginkan mereka,”katanya sambil tersenyum.

Ia juga berjanji akan memperhatikan masalah pendidikan. Konsepnya ia akan mengundang investor untuk membangun infrastruktur pendidikan.

“Yang ke dua melihat pendidikan mana yang membutuhkan saya carikan investor, atau kerjasama untuk membangun gedung segala macam ya. Syukur-syukur ada pendidikan murah atau gratis kalau perlu,”pungkas Kamaludin.[ ]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here