Mustafa Kamal S, SH, MH, Janjikan Advokasi Gratis Bila Terpilih

80

WARTABUANA – Sebagai wakil rakyat harus punya komitmen terhadap kepentinga pemilih yang sudah menitipkan amanat kepada wakil rakyat diharapkan dapat menyalurkan aspirasinya.

Begitulah yang dikatakan oleh H. Mustafa Kamal S, SH, MH pria kelahiran Sumatera Selatan, 10 Oktober 1967 yang menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) DRP RI dari Partai PKPI, Dapil Banten III nomor urut 2 yang mencakup wilayah Kota Tangsel, Kab. Tangerang, Kota Tangerang.

Menurut Mustafa, Politik itu adalah mengelola negara melalui seni, cara mengelola negara harus melalui politik. Jadi didalam ilmu hukum yang saya geluti namanya politik hukum, unsur politik ini akan membentuk hukum. Sejauh mana mendominasi orang terhadap sesuatu itu sehingga dapat menentukan warna hukum kedepannya.

“Oleh karena itu rakyat harus memilih siapa untuk lima tahun kedepan, jadi unsur politik ini yang menentukan,” ujar Mustafa kepada wartabuana.com di DPN PKPI , Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2014).

Mustafa mengaku,proses menjadi Caleg PKPI berawal dari seorang aktivis. Menurut dia pemilihan umum yang lalu tidak memungkinkan orang ini bersaing secara faer karena partai yang akan mengatur nomor urut yang menentukan. Dengan suara ini, memungkinkan suara yang terbanyak yang akan dipilih intervensi partai agak kurang, oleh karena itu ada indepedensi caleg yang menampung aspirasinya tidak terlalu banyak di intervensi partai.

“Oleh karena itu saya masuk di PKPI ini memang berawal menjadi kuasa hukum PKPI, kuasa hukum beberapa kader sehingga saya tertarik. Selama ini saya sebagai pengamat saja,”katanya.

Dulu dia beranggapan bahwa sekuat apapun kita, sesenang apapun rakyat tidak terpilih kalau partainya mengijinkan, karena dengan sistem yang sekarang ini loyalitas kepartai itu akan seimbang dengan pemilih konsituen kita.

Untuk memenangkan di Dapil III ini, Mustofa mempunyai strategi, yaitu dia akan kasih tau kepada mereka (konstituen), bahwa masih ingat kah anda, siapa yang anda pilih lima tahun yang lalu, rata-rata masyarakat tidak ingat.  Kenapa? Karena itu politik transaksional yang waktu itu hanya di bayar 50 ribu.

“Abis itu bodo amat, datang lagi lima tahun lagi, saya bilang siapa yang memilih caleg seperti itu silahkan anda kecewa lima tahun lagi,”tegas Mustafa.

Ia juga berjanji kapan saj bisa ditemui oleh para pemilihnya.

“Saya tidak menawarkan seperti itu. Kamu kenalin saya , kamu tahu saya , kamu tahu rumah saya anytime kita konsultasi gratis,”tambahnya.

Menurut dia itu sesuatu yang rill, yang telah diperbuat kepada masyarakat.

“Masyarakat bisa menilai kalau saya terpilih, saya bisa bantu apa? Saya ini advokasi kalau dia ada masalah saya kasih dia gratis konsultasi,”jelasnya.

Visi misi

Visi misinya adalah parlemen itu di warnai ada orang-orang yang idealisme dan bebas korupsi.

“Kalau saya mau mencari duit aja menjadi advokat saja selesai. Saya akan stop menjadi advokat lima tahun mendatang, saya akan membantu masyarakat dari parlemen. Tapi Kalau saya di DPR saya bisa membantu masyarakat secara keseluruhan,” ungkapnya.

Jika dia terpilih, dirinya akan menjelaskan kepada masyarakat, bahwa adanya transparasi di dalam posisi kita selaku anggota DPR. Contohnya begini, anggota dewan sekarang ini yang incumben, tidak menjelaskan setiap tiga bulan tidak ada reses ke bawah, di dalam reses itu ada titipan anggaran yang akan diberikan kepada masyarakat. Menurut dia, jika dewan incumben ini melakukan itu, dia tidak perlu kampanye sekarang ini, pasti masyarakat akan memilih dia.

“Jadi sekarang ini jika saya terpilih, saya akan reses ke bawah ditengah masyarakat konstituen saya,” pungkasnya.[ ]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here