" /> Ayam Herbal, Sehat dan Menguntungkan   "/>


enterpreneur

Ayam Herbal, Sehat dan Menguntungkan

M. Jasri | Senin, 22 Desember 2014 17:10 WIB | PRINT BERITA

ist

WARTABUANA -  Terlalu banyak makan daging ayam broiler akan mengundang kehadiran kolestrerol dan obesitas. Namun, ayam herbal Try Suhada  diyakini aman dari kolesterol dan layak masuk katagori makanan sehat. Seperti apa sih ayam herbal itu?


Rasa dagingnya, jauh lebih enak dari kelas ayam negeri dan ayam kampung sekalipun, jika berbicara keuntungan, pelaku usaha ini akan mampu menghasilkan keuntungan yang lebih menjanjikan. Hal itulah yang diutarakan oleh Tri Syuhada, penemu supleman Herbal Ayam Sehat Mandiri

"Kelebihan dengan menggunakan suplemen ini, tidak mengandung residu antibiotik, rendah kolesterol, rasa daging lebih gurih, kandungan lemak jauh lebih sedikit hanya 1,4 persen dibandingkan ayam biasa 21-25 persen," tutur mahasiswa jurusan Farmasi, Universitas Sumatera Utara ini kepada wartabuana.

Rasa perduli, Syuhada berhasil meramu berbagai tumbuhan herbal menjadi suplemen pakan bagi hewan ternak khususnya unggas. Alhasil, ternak ayam herbalnya menjadi lebih segar, lebih berat (gemuk) dan rasanya dijamin terbebas dari zat-zat kimia berbahaya. Yang lebih menggembirakan lagi baginya adalah masa panen yang lebih cepat dari pada umumnya.

"Dengan suplemen herbal yang diberikan, selain kandungan lemak jauh lebih sedikit, kandungan omega juga tinggi 3,6 dan 9. Serta mengandung protein tinggi," kata wirausahawan muda yang membuka kantor pemasaran di Jalan Bunga Wijaya Kesuma XV, Bulan Medan, Sumatera Utara ini.

Diakui Syuhada, kalau usaha untuk memelihara ayam herbal saat ini,  bukanlah produk latahan lantaran sedang trend serbuan produk herbal. Namun terlepas dari itu, manfaat akan kesehatan dari masyarakat terhadap mengkonsumsi daging ayam, dijadikan alasan kuat oleh Syuhada kenapa akhirnya dia menemukan peluang menjadi peternak ayam Herbal.

 


Syuhada / Jasri

Tanaman Murni
Disebut ayam herbal, karena ayam-ayam peliharaannya semua pakannya adalah dengan menggunakan ramuan herbal yang berbahan tanaman, tanpa menggunakan zat kimia sedikitpun.

Idenya dia dapat dari hasil melakukan berbagai riset dan penelitian terhadap tanaman-tanaman berkhasit di Medan. Bahan-bahan tersebut, dia olah sehingga lahirlah suplemen karyanya itu.

Suplemennya sendiri sudah dilakukan berbagai ujicoba dan sudah masuk dapur uji Institut Tehnologi Bandung (ITB). Dan ternyata hasilnya cukup memuaskan. Pasalnya, ayam-ayam ternak Syuhada, menghasilkan ayam-ayam sehat, aman dan memiliki nilai gizi lebih baik dari ayam ternak pada umumnya.

Untuk satu produk suplemen ayam herbal ciptaaannya, Syuhada membandrolnya dengan harga Rp. 100 ribu rupiah per botol. Suplemen karyanya itu berfungsi sebagai pelengkap pakan ternak dari usia ternak 1 hari sampai menjelang panen.

"Pemberian suplemen harus terus dikasih, dan menjelang masa panen, dan itu sesuai takaran dosis umur ternak. Pemberian untuk 10 cc dengan perbandingan sengah liter air.
Suplemen ini untuk menetralisir zat kimia yang berada didalam tubuh si ayam," tegasnya.

Kendala utama yang dirasakan Syuhada terhadap usaha ternak herbal ini adalah tingkat kematian ternak yang masih tinggi. Pasalnya, ayam-ayam tersebut tidak memakai vaksin. Jadi tingkat kematian ayam bahkan ada yang mencapai tingkat 3% tiap produksi. Namun begitu, diakui Syuhada bahwa inovasi-inovasi untuk menciptakan ramuan ayam herbalnya kedepan akan terus dilakukan.

"Hari panen saya lebih cepat dua hari dari standard umum panen ayam ternak. Dan 20 persen dari pakan ayam itu bisa masuk ke kantong peternak dari total ayam," ujar Syuhada, yang berhasil mewakili Sumatera Utara untuk menjadi peserta wirausaha mandiri ini.

Untuk satu ekor ayam Herbal, Syuhada mengaku menjualnya Rp. 35000/ kg. Namun jika ada pembeli yang memesan dengan skala banyak (untuk dijual kembali), Syuhada akan memberikan potongan harga (discount). []

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber