Politisi Golkar Setya Novanto akhirnya terpilih menjadi  Ketua DPR RI periode 2014-2019 melalui rapat paripurna yang berlangsung Rabu (1/10/2014) malam. Setya pun berjanji dibawah kepempinanya ia akan membuka pintu DPR untuk kepentingan rakyat.

" /> Janji Setya Novanto Sebagai Ketua DPR Politisi Golkar Setya Novanto akhirnya terpilih menjadi  Ketua DPR RI periode 2014-2019 melalui rapat paripurna yang berlangsung Rabu (1/10/2014) malam. Setya pun berjanji dibawah kepempinanya ia akan membuka pintu DPR untuk kepentingan rakyat.

"/>


parlemen

Janji Setya Novanto Sebagai Ketua DPR

Subchan Chusaen Albari | Kamis, 02 Oktober 2014 09:38 WIB | PRINT BERITA

Setya Novanto / ist

JAKARTA, WB- Politisi Golkar Setya Novanto akhirnya terpilih menjadi  Ketua DPR RI periode 2014-2019 melalui rapat paripurna yang berlangsung Rabu (1/10/2014) malam. Setya pun berjanji dibawah kepempinanya ia akan membuka pintu DPR untuk kepentingan rakyat.

"Keinginan saya adalah membuka lebar lebar Gedung DPR untuk rakyat menyampaikan aspirasinya sesuai mekanisme yang ada. Dewan harus dapat merespons tuntutan rakyat, rapat-rapat Dewan bersifat terbuka, mekanisme pembahasan RUU kiranya perlu dilakukan lebih efektif,"‎ujarnya Kamis (2/10/2014) dini hari.

Rasa syukur terus disampaikan oleh Setya, karena ia bersama empat wakilnya dari koalisi Merah Putih berhasil menjadi pimpinan DPR. Ia menilai apa yang ia peroleh saat ini ialah hasil dari perjuangan yang luar biasa.

"Ini merupakan kebahagiaan sendiri bagi kami karena dengan perjuangan yang lur biasa kita bisa terpilih sebagai pimpinan DPR. Tentunya kita bersyukur kepada tuhan yang maha esa, dan kita juga berdoa semoga berbuat yang terbaik demi kepentingan bangsa dan negara,"

Empat orang yang terpilih menjadi wakil DPR yakni Fadli Zon dari Fraksi Gerindra; Agus Hermanto dari Fraksi Demokrat; Fahri Hamzah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera; dan Taufik Kurniawan dari Fraksi Partai Amanat Nasional.


Meski pimpinan DPR sudah dikuasai oleh koalisi merah putih, Setya menjamin akan tetap merangkul partai politik yang tergabung dalam koalisi Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Diketahui, sebelum diputuskannya Setya Novanto sebagai Ketua DPR, sidang paripurna berjalan dengan alot. Koalisi merah putih mengajukan pemilihan ketua dan wakil ketua dipilih secara satu paket. Koalisi pendukung Jokowi-JK,  tak bisa mengajukan karena tak memenuhi syarat. Akhirnya, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Fraksi Hanura, dan Fraksi Partai Nasdem akhirnya memilih walk out.[]









EDITOR : Ibra Maulana
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber