nasional

LSI : Responden Mendukung PAN `Loncat` ke KIH

M. Jasri | Selasa, 08 September 2015 17:03 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), menunjukan bahwa sebagian besar responden ikut mendukung sikap Partai Amanat Nasional yang berlabuh mendukung partai pendukung pemerintah dalam poros Koalisi Indonesia Hebat (KIH).


Dari hasil survei tersebut, tercatat sebanyak 66,64 persen responden memilih mendukung kebijakan PAN. Hanya 24,95 persen responden yang menyatakan tidak mendukung. Sementara, sebanyak 8,41 persen lainnya memilih untuk tidak menjawab.


"Berdasarkan data, jumlah responden pemilih partai-partai KIH yang tidak menginginkan PAN bergabung ke pemerintah hanya di bawah 35 persen," ujar peneliti LSI-Denny JA, Rully Akbar dibilangan Rawamangun,  Jakarta Timur, Selasa (8/9/2015)


Dari hasil survei menunjukan sebagian besar konstituen partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), mendukung keputusan Partai Amanat Nasional untuk mendukung pemerintah.


"Sebagian besar konstituen KIH menyambut ikut bergabungnya PAN ke pemerintah akan menambah amunisi baru. Publik menilai PAN akan membuat kubu KIH kian kuat," lanjut Rully.


Dalam data yang dirilis LSI, sebanyak 73,33 persen konstituen PDI-P menyatakan mendukung langkah PAN. Kemudian, sebanyak 18,33 persen mengaku tidak mendukung dan 8,33 persen sisanya tidak menjawab.


Untuk konstituen PKB, sebanyak 55,56 persen menyatakan mendukung dan 22,22 persen tidak mendukung. Sementara 22,22 persen lainnya tidak menjawab. Lalu untuk konstituen Partai Hanura, sebanyak 57,64 persen mendukung sikap PAN dan 31,26 persen tidak mendukung. Sementara 11,10 persen tidak menjawab.


Responden konstituen PPP, sebanyak 66,67 persen mengaku mendukung langkah PAN dan 33,33 persen responden menolak. Adapun untuk responden yang merupakan konstituen Partai Nasdem, sebanyak 65,14 persen mendukung PAN bergabung ke pemerintah dan 23,25 menolak. Sementara sisanya, sebanyak 11,61 persen tidak memberikan tanggapan.


LSI melakukan pengumpulan data penelitian pada 4-6 September 2015. Pengumpulan data menggunakan smart phone LSI, yang dilakukan terhadap 600 responden.


Dalam penelitian ini, LSI menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kesalahan mencapai lebih kurang 4 persen.[]





EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Kasus Bank Century Tidak Berhenti

20 September 2018 | 14:43 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak berhenti dalam menelusuri kasus mega korupsi Bank Century.

Kisruh Impor Beras, Jokowi Panggil Mendag dan Dirut Bulog

20 September 2018 | 14:23 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi), meminta Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution, guna memanggil Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Dirut Bulog Budi Waseso, agar menyelesaikan kisruh mengenai impor beras.

Ideologi Pancasila Mulai Pudar, Yuk Kuatkan Lewat Pelatihan Juru Bicara Pancasila

22 September 2018 | 17:26 WIB


Musim politik saat ini, begitu menguatnya politisasi agama yang seolah membuktikan falsafah kebangsaan yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa sebelumnya mulai tergerus.

Yenny Wahid Minta Masyarakat Fokus Gagasan Program Capres

25 September 2018 | 10:40 WIB

Putri kedua Presiden Keempat RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, mengimbau masyarakat untuk fokus pada program yang ditawarkan pasangan Capres-Cawapres.

Bawaslu Bentuk Tim Pantau Kampanye di Media

25 September 2018 | 15:00 WIB

Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), telah menggagas pembentukan tim khusus berupa Gugus Tugas Pengawasan Dan Pemantauan Pemberitaan, Penyiaran dan Iklan Kampanye Pemilu 2019.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber