telco

Ahok Ancam Cabut Sertifikat SLF Jika Persulit Pemasangan 4G

Arief Nugroho | Selasa, 13 Oktober 2015 20:27 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB – Salah satu cara untuk meningkatkan layanan publik, semua gedung dan sarana publik di Jakarta harus terjangkau teknologi jaringan telekomunikasi 4G. Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengancam akan mencabut Sertifikat Layak Fungsi (SLF) gedung di Jakarta yang mempersulit pemasangan infrastruktur jaringan telekomunikasi 4G di Jakarta.

 

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Jakarta berusaha agar kota Jakarta tercakup sepenuhnya dalam jangkauan teknologi jaringan telekomunikasi terbaru itu pada akhir tahun ini. Salah satu operator telekomunikasi PT. Indosat, Tbk. telah menyatakan komitmennya membantu Pemerintah Provinsi DKI mencapai target itu.

 

Namun menurut CEO Indosat, Alexander Rusli, salah satu kendala utama yang dihadapi Indosat dan perusahaan operator telekomunikasi lain dalam mewujudkan hal itu adalah keengganan dari para pemilik gedung untuk memberi izin pemasangan infrastruktur jaringan 4G di dalam gedungnya.

 

"Pemilik gedungnya mikir, operatornya yang butuh. Dia jadi mahalin sebelum kasih izin. Kalau mau pasang kabel-kabelnya mesti bayar. Di kompleks perumahan juga biasanya sama," ujar Ahok usai menerima kunjungan CEO Indosat Alexander Rulsi di Balai Kota DKI, Selasa (13/10/2015).

 

Menurut Ahok, bila sebuah tercakup dalam jaringan 4G, pasti pengelola gedung itu yang akan mendapat keuntungan. Para penghuninya dapat menikmati kecepatan jaringan 4G.  Bila gedung itu berupa mal atau fasilitas publik, pengelolanya bisa mempromosikan bahwa bangunan mereka tercakup dalam jaringan 4G.

 

"Makanya saya bilang (izin pemasangan jaringan 4G) jangan malah dijualin. Harusnya senang dong orang jadi tahu gedung kamu berkualitas," ujar Ahok.

 

Ahok segera menginstruksikan Dinas Penataan Kota untuk mencabut SLF gedung yang kedapatan mempersulit pemasangan jaringan. Hal ini ia sampaikan secara lisan hari ini dan akan ditindaklanjuti dengan pengiriman surat kepada para pemilik gedung.

 

Sementara itu, Indosat telah melakukan pemasangan jaringan 4G di seluruh kota besar di Indonesia sepanjang tahun ini. "Minggu ini pekerjaan pemasangan sedang dilakukan di Jawa Tengah. Jakarta, karena menjadi kota yang fasilitas infrastrukturnya akan menjadi yang paling besar, menjadi yang terakhir. Bila Jakarta selesai, maka pemasangan jaringan 4G Indosat secara nasional pun selesai," ujar Alex.

 

Targetnya, pemasangan jaringan di Jakarta selesai pada 24 November 2015. Alex mengatakan kendala utama membuat Jakarta tercakup jaringan 4G sepenuhnya adalah banyaknya gedung tinggi dan tebal.

 

Maka dari itu, Alex mengatakan, perusahaannya dan perusahaan operator lain membutuhkan bantuan Pemerintah Provinsi DKI untuk meyakinkan para pemilik gedung agar mempermudah pemasangan infrastruktur jaringan 4G di dalam gedung. []

 

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber