nasional

Gerakan Pramuka Beri Penghargaan Kepada 38 Tokoh

Arief Nugroho | Senin, 15 Agustus 2016 19:37 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri dianugerahi penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka yakni Satya Lencana Tunas Kencana bersama tokoh lainnya bertepatan pembukaan Jambore Nasional oleh Presiden Joko Widodo.

 

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo sebelum peresmian Jambore Nasional X 2016 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Minggu (14/8/2016) mengatakan Gerakan Pramuka menganugerahkan penghargaan kepada 38 tokoh yang dianggap berkontribusi besar terhadap pengembangan Gerakan Pramuka di Indonesia salah satunya Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri.

 

"Tapi beliau mengonfirmasi tidak bisa hadir maka kami beserta jajaran pengurus Kwarnas akan mengantarkan penghargaan ini kepada beliau," kata Adyaksa.

 

Pada kesempatan itu, selain hadir dan memberikan sambutan, Presiden Joko Widodo juga secara resmi membuka pelaksanaan Jambore Nasional ke-10 Tahun 2016.

 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan Anugerah Penghargaan Gerakan Pramuka. Penghargaan tersebut diberikan kepada 38 orang yang dianggap berkontribusi besar dalam Gerakan Pramuka.

 

Selain Megawati, Presiden Jokowi juga memberikan anugerah kepada 37 orang lainnya dalam bentuk Lencana Mabida Peduli (3 orang); Lencana Melati (15 orang); Lencana Darma Bakti (5 orang); Lencana Satyawira Madya (8 orang); Lencana Karya Bakti (1 orang); Lencana Pancawarsa Utama (1 orang); dan Lencana Teladan (4 orang).

 

Di antara ke-37 orang penerima anugerah tersebut, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Gubernur Banten Rano Karno, dan mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

 

Acara yang bertemakan "Bangun Karakter Kaum Muda Melalui Kegiatan yang Keren, Gembira, dan Asyik" ini juga dimeriahkan dengan pemecahan rekor MURI dalam bentuk penerbangan seribu model pesawat ringan (chuck glider) oleh seribu peserta Jambore Nasional.

 

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengawalinya dengan melemparkan pesawat ringan masing-masing ke udara untuk kemudian diikuti oleh peserta lainnya.

 

Hadir dalam peringatan Hari Pramuka tahun ini di antaranya ialah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Jaksa Agung H.M. Prasetyo, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden Johan Budi.

 

Presiden Joko Widodo dengan didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo hadir di lokasi sekitar pukul 07.50 WIB dengan mengenakan seragam Pramuka.

 

Keduanya disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, serta Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault.[]

 

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Penyerangan Ulama Marak, DPR : Aparat Harus Gerak Cepat

20 Februari 2018 | 13:19 WIB

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengutuk keras atas maraknya kasus penyerangan terhadap ulama. Yang terbaru, pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, KH Hakam Mubarok diserang oleh pria yang diduga sakit jiwa di Masjid Al Manar, jelang shalat Zuhur.

Hayono Isman : Demokratisasi Kita Telah Dimanipulasi

21 Februari 2018 | 06:25 WIB

Perlu upaya kolektif untuk memperkokoh budaya dan memelihara struktur nilai-nilai social agar tidak tereliminasi oleh budaya reformasi yang tak sejalan dengan nilai dan tatanan bangsa Indonesia.

Ternyata Jakarta Bukan Kota Termacet di Asia Tenggara

20 Februari 2018 | 12:11 WIB

Kota-kota besar di Asia Tenggara, memang identik dengan yang namanya kemacetan. Sebut saja Indonesia, Thailand, Vietnam bahkan negara sekelas Malaysia pun kerap dilanda kemacetan.

Buwas Minta Pemprov DKI Tutup 36 Diskotek

23 Februari 2018 | 14:02 WIB

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menutup 36 diskotek berada di Jakarta. Pasalnya 36 diskotek tersebut, terindikasi sebagai tempat peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba).

Panglima Komit Jaga Toleransi Antar Umat

22 Februari 2018 | 13:09 WIB

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menerima audiensi Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo beserta perwakilan panitia Pemberkatan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu  (21/2/2018).

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber