Hukum

Jual Obat palsu, 3 Toko di Pasar Pramuka Ditutup

Ibra Maulana | Kamis, 08 September 2016 10:25 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - Subdirekorat Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, menyegel tiga toko lainnya di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, karena diduga melakukan tindak pidana terkait penjualan obat.

 

Sebelumnya, aparat merazia dua toko obat, masing-masing di Pasar Pramuka dan Kramat Jati. Di mana berhasil ditemukan barang bukti 27 kardus obat yang diduga merubah tanggal kedaluwarsa.

 

Dengan demikian, Direskrim Polda Metro Jaya berhasil menyegel lima toko obat dengan memberikan garis polisi.

 

"Ada tiga (toko) lagi kami amankan. Dua toko terbukti menyimpan obat sudah kedaluwarsa walaupun belum diubah tanggalnya. Satu toko lagi tidak ada label merek pada kemasan obat. Ini juga melanggar," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Fadil Imran, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu ( 7/9/2016).

 

Saat ini, Fadil menuturkan, kelima pemilik toko dan barang bukti berupa obat kedaluwarsa sudah diamankan guna dilakukan pemeriksaan.

 

"Pemilik sedang kami periksa dan statusnya akan diumumkan besok (hari Kamis). Sedangkan, untuk barang buktinya sedang didata oleh penyidik," ungkap dia.

 

Adapun, untuk kelima toko tersebut, polisi sudah menyegel toko dengan memberikan garis polisi. Razia gabungan antara Polda Metro Jaya dan BPOM ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pengungkapan peredaran obat kedaluwarsa di awal September lalu.

 

Dari pengungkapan tersebut, polisi sudah menetapkan pemilik toko berinisial M (40) sebagai tersangka. Dalam modusnya, pelaku mengganti satu angka di tahun kedaluwarsa dan menjualnya kembali.[]

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Yang Bantu Halangi Penyidikan Setnov Penjara Hukumnya

17 November 2017 | 10:02 WIB

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah memastikan sudah menyiapkan pasal hukum untuk menjerat pihak lain yang dianggap menghalangi penyidikan terhadap Ketua DPR,  Setya Novanto.

Diduga Geger Otak, Setnov Ditangani Empat Dokter Ahli

17 November 2017 | 10:16 WIB

Ketua DPR - RI, Setya Novanto mengalami kecelakaan dan dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Kamis malam (16/11/2017).

Alasan Imunitas, Bareskrim Stop Kasus Viktor Laiskodat

22 November 2017 | 10:51 WIB

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Herry Rudolf Nahak mengatakan, Bareskrim tidak melanjutkan kasus ujaran kebencian dengan terlapor yakni Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR, Viktor Laiskodat.

KPK Ultimatum RS yang Hambat Penyidikan Novanto

18 November 2017 | 10:24 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah mengultimatum pihak rumah sakit tempat Ketua DPR RI, Setya Novanto dirawat di kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat.

Mobilnya Nabrak Tiang Listrik, Setya Novanto Pingsan

16 November 2017 | 21:51 WIB

Beberapa saat sebelum masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),  Ketua DPR RI Setya Novanto lolos dari penjemputan paksa oleh KPK mengalami kecelakaan. Toyota Fortuner berplat nomor B 1732 ZLO yang ditumpanginya menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau pada Kamis (16/11/2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber