nasional

Pabrik Makanan Bayi Bebiluck Digrebek

Arief Nugroho | Jumat, 16 September 2016 22:47 WIB | PRINT BERITA

Ist


TANGERANG, WB - Sebuah pabrik makanan bayi dengan merk dagangan
Bebiluck digerebek aparat kepolisian serta Kejaksaan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang, Banten.



"Penggerebekan sudah dilakukan pada 15 September 2016 sekitar pukul 17.00 WIB-18.30 WIB,"papar Kepala Sub Bagian Humas Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Polisk Mansuri, dalam keterangannya, Jumat 16 September 2016.

 

Penggerebekan dipimpin Kepala BPOM Serang-Banten, Muhammad Kashuri, AKP Lili, anggota Bareskrim Polri Sub Direktorat Industri dan Perdagangan, Aiptu Samiun anggota Direktorat Krimsus Polda Metro Jaya, dan HM Mahmud sebagai Perwakilan Kejaksaan Tinggi Banten.


Kashuri mengatakan, pihaknya sudah melakukan investigasi selama dua bulan untuk menelusuri makanan pendamping ASI dengan merek dagang Bebiluck tersebut.

 

Setelah dilakukan investigasi, diketahui pabrik makanan tersebut dipasarkan melalui media internet atau online dan sudah tersebar ke hampir seluruh Indonesia.


Kashuri mencatat, pelanggaran yang pertama adalah makanan tersebut belum memiliki izin edar dari BPOM. Dan pelanggaran kedua adalah setelah dilakukan uji lab ternyata dalam makanan ini ada bakteri Ecoli dan bakteri Coliform yang melampaui ambang batas, akibatnya balita dapat terserang diare dan gangguan pencernaan.

 

Terkait pelanggaran tersebut, BPOM bersama Kepolisian dan Kejaksaan melakukan penyegelan atau penutupan sementara pabrik Bebiluck sehingga tidak dapat memproduksi makanan sampai ada perkembangan lebih lanjut.

 

Dalam catatan, produk ini diproduksi oleh PT. Hassana Boga Sejahtera, yang merupakan milik Lutfiel Hakim. Dipasarkan melalui website www.bebiluck.com.[]





EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Kasus Bank Century Tidak Berhenti

20 September 2018 | 14:43 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak berhenti dalam menelusuri kasus mega korupsi Bank Century.

Rupiah Masih Letoy, Moeldoko : Ekonomi Kita Aman

18 September 2018 | 13:49 WIB

Menyikapi nilai rupiah yang kian letoy, Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko mengungkapkan kegiatan perekonomian yang terintegrasi secara global telah mempengaruhi kondisi ekonomi domestik, seperti halnya nilai tukar rupiah yang kian melemah

BPJS Kesehatan Alami Defisit DPR Putar Otak

18 September 2018 | 08:08 WIB

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf M. Efendi menyarankan kepada pemerintah agar tidak setengah-setengah mengatasi masalah defisit terkait BPJS Kesehatan.

Ini Isi Pakta Integritas Prabowo dan GNPF

17 September 2018 | 09:39 WIB

Bakal calon presiden (Capres) Prabowo Subianto menandatangani pakta integritas yang dibuat Itjimak Ulama II.

Ini Jajaran Baru Direksi Garuda

17 September 2018 | 20:19 WIB

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) merombak jajaran direksi dan komisaris dalam RUPS tahunan 2018. I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra menjadi direktur utama menggantikan Pahala Nugraha Mansury.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber