hidup sehat

Buah Delima, Percepat Kehamilam

Nana Sumarna | Selasa, 07 Februari 2017 10:16 WIB | PRINT BERITA

ist

 

WARTABUANA - Setiap pasangan yang baru menikah tentu punya perasaan ingin segera memiliki momongan. Agar cepat hamil, sebaiknya jagalah asupan makanan yang bisa meningkatkan kesuburan, salah satunya buah delima atau pome.

 

Delima dipercaya dapat membantu meningkatkan kesuburan dan memperbaiki hormon pada perempuan dan laki-laki. Kandungan oksidan yang tinggi, membuah buah ini juga dapat membantu mengatasi berbagai penyakit.

 

Buah yang tumbuh di mediterania ini banyak mengandung flavonoid (golongan polifenol) tinggi. Salah satu peran falvonoid yang paling penting adalah sebagai antioksidan. Hal itulah yang menyebabkan delima sering dimanfaatkan sebagai obat.

 

Berdasarkan penelitian, buah delima yang belakangan agak sulit ditemukan dipasaran, mengandung zat samak sebanyak 25-28 % dan lendir 30 %. Kandungan lain dari delima adalah gula invese, asam sitrat, asam borat dan asam malat.

 

Kombinasi tersebut membuat delima terasa manis-manis menyegarkan. Asam malat yang terdapat dalam delima dapat melancarkan sistem metabolisme karbohidrat. Sementara kandungan mineral dalam delima yang paling dominan adalah kalium.

 

Kandungan mineral kalium dalam delima dapat menjaga tekanan osmotik atau mencegah hipertensi. Kalium juga membantu mengaktifasi reaksi enzim seperti piruvat kinase yang dapat menghasilkan asam piruvat dalam proses metabolisme karbohidrat.

 

Kandungan mineral lainnya, yakni natrium sangar rendah. Hal ini menguntungkan karena kalium berpotensi merugikan yakni menimbulkan hipertensi atau kebalikan dari kalium.

 

Tingkatkan Kesuburan

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh JOIR pada tahun 2007 silam, jus delima meningkatkan ereksi pada pria dengan disfungsi erekesi (DE). Hal ini karena efek jus delima pada oksida nitrati, yaitu zat yang memungkinkan otot-oto polos di dinding pembuluh darah seperti Mr. P untuk dapat meningkatkan alirah darah.

 

Selanjutnya penelitian L.J Ignarro di Nitric Oxide tahun 2006, jus delima memiliki aktivitas antioksidan kkuat yang melindungi nitrat oksidan dari kehancuran, serta menambah aksi biologis pada sel-sel otot polos pembuluh darah. Penelitian G Turk dalam Clinical Nutrition tahun 2008, jus delima dapat meningkatkan kualitas sperma.

 

Buah delima menigkatkan kesuburan karena kandungan antioksidannya dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Termasuk melancarkan sirkulasi darah ke rahim. kandungan antioksidan yang tinggi pada buah delima berperan dalam membantu menyehatkan lapisan pada dinding rahim yang dapat menunjang kesuburan wanita.

 

Lebih lanjut menuru dr. Erna Cipta M. Pharm, dokter sekaligus spesialis herbalis, mengungkapkan bahwa kandungan yang terdapat dalam delima tersebut dapat membantu menstabilkan kesehatan reproduksi, menguatkan fertilitas untuk laki-laki dan perempuan. Ketidaksuburan bisa berdampak sangat tidak baik untuk tubuh. Bukan hanya sulit untuk mendapatkan buah hati, tetapi juga rentan terhadap penyakit seperti kanker prostat dan kanker rahim.

 

Buah delima dapat dikonsumsi segar maupun dibuat menjadi jus yang menyegarkan. Konsumsi segar buah delima ataupun jus delima bisa diminum setiap hari. Dalam sehari bisa 1-3 buah delima yang diolah menjadi jus. Jika ingin menambahkan rasa manis, tambahkan gula sesuai selera. Tetapi perlu diingat, sebaiknya gunakan gula aren atau gula stevia yang terbuat dari daun stevia. Tidak dianjurkan menggunakan gula pasir.

 

Sebaiknya buah delima digunakan bersama herbal lain. Dengan rutin makan buah delima, menjaga pola makan maka seseorang bisa hamil dalam waktu satu bulan hingga satu tahun, tergantung dari penyebab ketidak suburannya. []

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber