nasional

DPR Minta Brend Lokal Bisa Unggul

Edward WA | Rabu, 15 Maret 2017 07:14 WIB | PRINT BERITA

ist


JAKARTA, WB - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Fikri Faqih meminta pemerintah daerah untuk lebih memerkenalkan dan mengembangkan potensi produk-produk unggulan di wilayahnya dengan merk-merk lokal.


"Merk Impor ini sudah banyak yang kita besarkan, sedangkan merek lokal malah terbenam,” kata Fikri di Jakarta, belum lama ini.


Fikri menambahkan, kualitas produk lokal sebenarnya bagus, hanya mereknya yang kalah bersaing dibanding merek impor.
 

"Padahal pembuatnya sama, made in Indonesia,” imbuh politisi PKS dari Dapil Tegal-Brebes ini.


Dia menuturkan, merek-merek terkenal yang menguasai dunia dengan harga yang tentunya fantastis pernah dicetak dengan tulisan `made in Indonesia`. Hal itu menunjukkan bahwa kualitas pekerja dan buatan dalam negeri sudah diakui dunia. Sayangnya kini, merk impor tersebut sudah mengalihkan pabriknya ke negeri tetangga, seperti Vietnam, karena dianggap biaya pekerja dan produksinya lebih murah.
 

"Itulah akibatnya bila masyarakat Cuma jadi komoditas, tidak punya hak atas merek," urainya.


Dia mencontohkan, Tegal disebut dengan Jepangnya Indonesia. Karena hal yang menyangkut permesinan dan suku cadang dari logam bisa dibuat di Tegal.


"Tapi sayangnya tidak ada merek mobil atau motor dari Tegal, ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah agar mengoptimalkan potensinya," pintanya.


Oleh karena itu, Fikri berharap Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI dapat terus memberikan pendampingan kepada seluruh pelaku usaha kreatif agar dapat menemukan solusi permodalan serta menularkan ilmunya kepada yang lain.


Fajar menguraikan, dulu orang Eropa menyebut minum kopi dengan sebutan `a cup of java`. Artinya, kopi Indonesia sangat dikenal. Tapi kini, merek kopi luar negeri lebih akrab ditelinga dibanding kopi-kopi lokal yang lebih beragam jenisnya itu. Karena itulah, menurut dia, tugas Bekraf agar memfasilitasi merek lokal agar bisa lebih mendunia.[]









 

EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Dihantam Ombak, KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba

18 Juni 2018 | 23:30 WIB

Dugaan sementara penyebab Kapal Motor Sinar Bangun  tenggelam di Perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6/2018) petang karena tali kemudi kapal putus dan hantaman ombak besar.

Penumpang KM Sinar Bangun yang Tenggelam Diperkirakan Berjumlah 206 Orang

21 Juni 2018 | 11:57 WIB

Tim gabungan mencatat jumlah penumpang sementara KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba,adalah sebanyak 206 orang.

Ijazah Palsu Marak di Pilkada, Pengamat : KPU Harus Diskualifikasi Calon

22 Juni 2018 | 16:08 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, seharusnya Bawaslu segera mengambil sikap dengan memberikan rekomendasi kepada KPU di daerah untuk mendiskualifikasi calon kepala daerah yang menggunakan ijazah bermasalah alias palsu.

Fokus Cari Penumpang Tenggelam, Pelabuhan Simanindo Ditutup

19 Juni 2018 | 07:19 WIB

Paska tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun, Senin (18/6/2018) petang, Pelabuhan Simanindo ditutup hari ini, Selasa (19/6/2018). Kapal berisi puluhan penumpang itu tenggelam di Perairan Danau Toba, saat berlayar dari Dermaga Tigaras menuju Pelabuhan Simanindo.

Densus Amankan 4 Terduga Teroris di Cimahi

20 Juni 2018 | 14:04 WIB

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Syahar Diantono, menjelaskan, total terdapat empat terduga teroris yang diamankan oleh Densus 88 Antiteror pada Selasa (20/6/2018) di daerah Cimahi, Jawa Barat.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber