nasional

Pembina Pramuka Makan Tanpa Alas Kena Sanksi

Arief Nugroho | Rabu, 29 Maret 2017 11:42 WIB | PRINT BERITA

Ist

 

JAKARTA, WB - Pembina kegiatan pramuka yang makan beralaskan tanah dan rumput yang menjadi viral di media sosial, akan diberikan sanksi secara tertulis. Hal tersebut diutarakan Sekretaris Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang, Dadang Sudrajat.


"Sudah diberi sanksi tertulis, ini sekaligus untuk pelajaran kita semua. Terutama dalam hal fungsi pengawasan, ", ujar Dadang Sudrajat, Selasa (28/3/2017).


Pembina Pramuka, khususnya untuk wilayah Kronjo, yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut, juga diminta berjanji tak melakukan hal serupa dikemudian hari dalam memberikan pendidikan. Serta harus menjunjung tinggi Dasa Dharma pramuka dalam memberikan pendidikan dan pelatihan.


Menurut Dadang, kegiatan yang diselenggarakan pada 17-19 Maret 2017 di Pantai Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, itu diadakan dalam rangka pembinaan terhadap puluhan anggota baru Satuan Karya Wira Kartika yang terdiri atas siswa setingkat SLTA. Ketika itu, para anggota diminta untuk makan bersama dengan membawa tempat serta alat makannya masing-masing.


Namun kenyatannya, terdapat anggota yang membawa dan ada yang tidak bawa. Mereka pun mengelak saat diminta untuk makan bersama dan memilih untuk makan di tenda masing-masing.


"Lalu terjadilah hukuman seperti itu," kata Dadang. Namun diakuinya hal itu salah hingga akhirnya muncul foto tersebut dan menjadi viral, " ujarnya.[]






 

EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Penyerangan Ulama Marak, DPR : Aparat Harus Gerak Cepat

20 Februari 2018 | 13:19 WIB

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengutuk keras atas maraknya kasus penyerangan terhadap ulama. Yang terbaru, pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, KH Hakam Mubarok diserang oleh pria yang diduga sakit jiwa di Masjid Al Manar, jelang shalat Zuhur.

Hayono Isman : Demokratisasi Kita Telah Dimanipulasi

21 Februari 2018 | 06:25 WIB

Perlu upaya kolektif untuk memperkokoh budaya dan memelihara struktur nilai-nilai social agar tidak tereliminasi oleh budaya reformasi yang tak sejalan dengan nilai dan tatanan bangsa Indonesia.

Ternyata Jakarta Bukan Kota Termacet di Asia Tenggara

20 Februari 2018 | 12:11 WIB

Kota-kota besar di Asia Tenggara, memang identik dengan yang namanya kemacetan. Sebut saja Indonesia, Thailand, Vietnam bahkan negara sekelas Malaysia pun kerap dilanda kemacetan.

Buwas Minta Pemprov DKI Tutup 36 Diskotek

23 Februari 2018 | 14:02 WIB

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menutup 36 diskotek berada di Jakarta. Pasalnya 36 diskotek tersebut, terindikasi sebagai tempat peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba).

Panglima Komit Jaga Toleransi Antar Umat

22 Februari 2018 | 13:09 WIB

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menerima audiensi Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo beserta perwakilan panitia Pemberkatan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu  (21/2/2018).

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber