ragam

Kerap Jadi Objek Seksual, Umbrella Girls MotoGP Mau Dihapus

Anggi SS | Selasa, 16 Mei 2017 14:13 WIB | PRINT BERITA

Ist


WARTABUANA - Sebuah partai politik asal Spanyol, Iniciativa per Catalunya Verds (ICV), saat ini sedang mendesak pemerintah untuk menghapus keberadaan wanita cantik yang kerap disapa grid girl atau umbrella girl dari MotoGP Spanyol.


Dilansir dari Motorsport, salah satu alasan kuat penghapusan tersebut dikarenakan wanita selalu menjadi objek seksual, khususnya di ajang GP Spanyol.

 

ICV sendiri dikabarkan sudah melayangkan surat ke Dewan Kota di Montmelo, Spanyol, agar Sirkuit Catalunya bersih dari pemandangan wanita-wanita berbusana mini yang kerap memayungi pembalap saat masuk ke arena balap.


"Peran grid girl di Sirkuit Catalunya sudah tidak sesuai dengan abad 21, dari masyarakat yang bertujuan modern dan egaliter. Apakah yang dilakukan mereka (grid gril) adalah mengincar dan mewariskan wanita dengan peran dimana mereka menjadi objek sederhana dan ornamen situasi," ucap Jordi Minalis, juru bicara ICV kepada stasiun radio Caden Ser Catalunya.


Tidak hanya ICV, sebelumnya organisasi feminis Ganamos Jerez juga ikut mengajukan proposal keberatan atas eksploitasi tubuh wanita di dunia olah raga. Menurut organisasi ini, kehadiran para umbrella girl di MotoGP hanya menjadi tontonan keindahan tubuh dan tidak ada hubungannya dengan olah raga.[]







EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Neymar Mulai Tidak Akur Dengan Cavani

20 September 2017 | 11:37 WIB

Paris Saint Germain (PSG), mulai dilanda perpecahan gara-gara insiden di laga kontra Olympique Lyon akhir pekan kemarin. Neymar dikabarkan sudah tidak suka dengan tandem dilini depan PSG, Edinson Cavani.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber