nasional

Djarot : Semua Sistem Gunakan Transaksi Non Tunai

Ibra Maulana | Rabu, 17 Mei 2017 14:31 WIB | PRINT BERITA

Djarot Saiful Hidayat /ist


JAKARTA, WB - Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, menjelaskan bahwa saat ini warga Jakarta bisa menikmati program pangan murah melalui bantuan nontunai Rp 110 ribu per bulan. Program ini merupakan kerjasama Kementerian Sosial yang disalurkan melalui Pemprov DKI Jakarta.


Dengan program tersebut kata Djarot, warga DKI nantinya diarahkan untuk menggunakan transaksi nontunai di seluruh sektor. Hal tersebut sesuai target Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.


"Kita mau arahkan bantuan-bantuan ini dengan sistem nontunai. Termasuk pangan sekalipun," jelas Djarot di Balai Kota, Rabu (17/5/2017).


Dua bahan pangan yang murah adalah beras seharga Rp 8.500 dan gula Rp 12.500 per kilogram. Harapannya, dengan ada pangan murah maka tak ada mafia yang menimbun pangan.


"Sehingga tak ada kebocoran," ucap Djarot.


Pangan murah nontunai bisa dibeli di kios-kios di Jakarta dengan menggunakan sistem debit e-Warung.


Selain itu, kata Djarot , penggunaan non tunai perlu karena dia belajar dari kasus di Blitar di mana bantuan langsung tunai (BLT) justru dinikmati orang mampu yang mengemis bantuan.


"Waktu saya di Blitar saya malu ketika ada BLT di kelurahan, kecamatan antre orang miskin kayak pengemis gitu loh. Saya kadang gregetan mereka kaya-kaya loh. Sekarang enggak boleh lagi," Djarot tegasnya. []








EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

DPR Prihatin Macet Parah di Tol Cikampek

17 November 2017 | 10:17 WIB

Menyikapi kemacetan total lebih dari 13 KM yang terjadi di Tol Cikampek, kemarin (16/11/2017), lantaran robohnya alat berat (crane) pengangkat rambu Variabel Massage Sign (VMS) yang ambruk di tol Jakarta-cikampek, Anggota DPR Komisi V (bidang infrastruktur dn perhubungan), H.Nurhasan Zaidi, mengaku prihatin.

KPK Buru Setnov, IPW : Adu Domba KPK-Polri Gagal

16 November 2017 | 13:06 WIB

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai bahwa, penggeledaan rumah Setya Novanto (Setnov) pada Rabu (15/11) malam, menunjukkan soliditas yang semakin tinggi antara KPK dan Polri dalam pemberantasan korupsi. Soliditas ini kata Neta, menunjukkan bahwa Ketua DPR itu gagal `mengadu domba` Polri-KPK melalui kasus pelaporan terhadap dua pimpinan KPK ke kepolisian beberapa waktu lalu.

Usai Berolahraga, Dirut Angkasa Pura I Meninggal Dunia

18 November 2017 | 17:08 WIB

Danang S Baskoro, Direktur Utama PT Angkasa Pura I meninggal dunia pada Sabtu (18/11/2017) di Rumah Sakit Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Almarhum wafat di usia 56 tahun setelah melakukan olahraga rutin pagi hari.

Panglima TNI : TNI dan Polri Harus Tetap Solid

21 November 2017 | 07:19 WIB

Soliditas TNI dan Polri yang merupakan tonggak penyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan dan politik harus benar-benar dijaga dan tetap dipertahankan.

Gatot Nurmantyo : TNI - Polri Kompak untuk Keutuhan NKRI

20 November 2017 | 11:15 WIB

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa keberhasilan pembebasan sandera di Papua adalah bentuk dari kerja sama TNI dan Polri, maka kekompakan dan kebersamaan TNI dan Polri sangat strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dilihat dunia sebagai sesuatu yang sangat luar biasa.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber