profil

Esther Chan, Pakar Sulam Alis Langganan Selebritis

Fuad Rohimi | Senin, 22 Mei 2017 08:46 WIB | PRINT BERITA

ist

 

WARTABUANA – Alis merupakan bingkai wajah, bentuk alis sangat mempengaruhi aura wajah. Di sinilah peran para penyulam alis membentuk wajah kliennya menjadi tambah cantik dan menarik sesuai karakter dan pribadinya.


Sulam alis sudah menjadi trend, tidak hanya di kalangan selebritis dan sosialita, namun sudah merambah ke kalangan masyarakat awam.

 

“Sulam alis itu memang tidak permanen, hasilnya baru bisa pudar setelah dua sampai tiga tahun. Nah, jika hasil sulam alisnya tidak sesuai dengan keinginan, dapat dibayangkan selama 3 tahun itu dia harus menderita dengan bentuk alisnya yang kurang baik,” ujar Esther Chan, pakar sulam alis pemilik klinik kecantikan Esther Chan Perfect Embroidery.

 

Wanti-wanti dari Esther Chan yang sudah 10 tahun menekuni keahlian sulam alis dan sulam bibir ini terkait maraknya tempat praktek sulam alis yang muncul seperti jamur di musim hujan. 

 

“Selain pengetahuan dan pengalaman, seorang pesulam alis harus memiliki jiwa seni yang tinggi. Untuk mendapatkan hasil sulam yang bagus dan sesuai dengan yang diinginkan klien, kita bekerja jangan hanya karena uang, tetapi bekerja dengan hati sehingga hasilnya memuaskan,” ujar Esther yang pernah “menggarap” alis dan bibir sejumlah selebritis ini.

 

Selama 10 tahun menekuni profesi sebagai pesulam alis, Esther pernah menangani Alena Wu, Soraya Larasati, Febby Febiola, Jane Shalimar, Tina Toon, Uli Auliani, Aura Kasih, Femmy Permatasari dan sejumlah artis lain.

 

“Sekarang sulam alis juga diminati pria, banyak sosialita cowok dan pejabat sudah saya tangani. Mereka menjadi tambah percaya diri dan tampil lebih muda,” cerita Esther yang sebelum menjadi pesulam alis berprofesi sebagai mike up artis ini.

 

Setiap hari kerja, Esther Chan melayani klien di klinik kecantikannya Jalan Delima Raya 49 Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat.

 

Untuk sekali sulam alis maupun bibir, Esther mematok harga 5 hingga 7 juta rupiah, dengan bonus dua kali re-touch untuk penyempurnaan.

 

Dibutuhkan waktu 2 sampai 3 jam, semua klien puas dengan hasil sulam alis Esther Chan. Mereka bilang hasilnya sangat mirip dengan bulu aslinya. "Ini yang saya sebut dengan sulam alis 12 phylosophy. Sulam disini juga tidak bengkak dan tanpa rasa sakit.  Sudah 10 tahun saya tekuni dunia sulam alis dan bibir, saya banyak belajar dari Singapura,” ungkapnya.

 

Kelebihan dari sulam alis dan bibir, para perempuan tak perlu direpotkan lagi dengan persoalan make up. Sulam alis mempercantik alis agar setiap harinya tetap terlihat menarik, begitu pula sulam bibir agar bibir tetap sensual setiap harinya.

 

Guna mendapatkan hasil sulaman yang sempurna dibutuhkan ahli sulam yang berpengalaman. Tidak sembarang orang bisa menyulam. Perlu belajar bertahun tahun guna menciptakan hasil sulaman yang estetik.

 

 

Esther Chan memiliki sertifikat eyebrow threading dari Singapura. Tidak heran jika banyak selebritis yang menggunakan jasanya. Karyanya  terlihat sangat natural dalam bentuk dua partikel dimana salah satu partikelnya terdiri dari 6 dimensi yang dibaur dengan serat alami sehingga membuat mata lebih tajam dan seksi yang menatap.

 

Untuk menggunakan jasa sulam Esther Chan, tak pelak harus rela menunggu hingga 2 sampai 3 bulan. Perempuan penyuka shopping ini pun menegaskan, "Ini demi untuk menghasilkan karya sulaman yang perfect, sehari hanya menerima sekitar 5 orang saja agar fokus dalam pengerjaannya," cerita Esther.

 

Selain estetika, Esther sangat memperhatikan faktor higienis. Dia menggunakan bahan herbal serta tinta dan jarum yang berkualitas, steril, dan higienis sehingga hasil sulam akan terlihat lebih natural. Proses sulam yang dilakukan juga tidak menyebabkan rasa sakit, karena akan dilakukan anastesi terlebih dahulu.

 

Nama Ester Chan sudah tidak asing lagi di kalangan para selebriti Tanah Air. Wanita yang biasa dipanggil Cici Ester inilah yang berada di balik tren sulam alis dan bibir saat ini.

 

Berikut Tips Sebelum Melakukan Sulam Alis:

Sekarang ini ada banyak salon atau klinik kecantikan yang menawarkan jasa sulam alis ini. Jangan asal pilih salon atau klinik. Pilih salon atau klinik yang memiliki ahli sulam alis berpengalaman. Tanya dari mana mereka belajar menyulam alis dan memiliki standar internasional atau tidak.

 

Sebelum melakukan sulam alis, selalu berkonsultasi dulu dengan terapis yang akan mengerjakan alis Anda. Terapis biasanya akan bertanya mengenai karakter Anda apakah suka dandan atau tidak, biasa memakai pensil atau tidak, bentuk alis seperti apa yang bisa Anda aplikasikan saat memakai pensil alis. Dengan adanya komunikasi ini terapis akan mengetahui karakter Anda sehingga mengetahui bentuk alis apa yang sesuai dengan Anda.

 

Setelah terapis atau ahli sulam mulai membentuk alis dengan pensil alis, pertimbangkan dengan baik apakah bentuknya sudah sesuai dengan yang Anda inginkan atau belum. Jangan terburu-buru dalam membuat pertimbangan. Anda bisa bertanya pada pihak ketiga, teman atau saudara untuk meminta pendapat mengenai alis yang sudah dibentuk terapis. Pertimbangan perlu dilakukan karena ke depannya alis yang sudah disulam akan bertahan 2-3 tahun.

 

Selain memastikan terapis atau ahli sulam yang dipilih berpengalaman, perhatikan juga alat dan bahan yang digunakannya untuk menyulam. Apakah alat-alatnya steril, misalnya jarum harus masih baru.

 

Mengenai bahan, yang aman untuk kulit adalah pewarna organik. Sebagian besar sulam alis bahan yang dipergunakan adalah dari hena, makanya sifatnya semi permanen. Esther Chan menggunakan pewarna herbal yang higienis dan aman. []

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Handoko Lie, Ingin Kembangkan Pasar Hotel Bintang Lima di Medan

17 Oktober 2017 | 17:34 WIB

Pengusaha muda asal Medan, Handoko Lie kini tengah menjajaki proyek baru di bidang kontraktor. Pembangunan gedung dan kontraktor adalah salah satu spesialisasi pengusaha kelahiran Medan, 17 September 1977 itu.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber