Launching

Masyarakat Indonesia Tidak Bahagia, Denny JA Bikin Buku

Ibra Maulana | Minggu, 09 Juli 2017 19:24 WIB | PRINT BERITA

Ist


JAKARTA, WB - Kebahagiaan rata rata manusia di Indonesia tercatat menurun. Di tahun 2016, kebahagiaan manusia Indonesia ada di rangking 79. Di tahun 2017, rangking itu kembali menurun ke level 81.


Pada tahun 2017, dibandingkan penduduk dunia lain, kebahagiaan manusia Indonesia ada di papan tengah saja, yakni rangking 81 dari 155 negara.


Manusia Indonesia tak sebahagia manusia di Malaysia (rangking 42). Thailand (rangking 32 ), Singapura (rangking 26), apalagi dibandingkan manusia Amerika Serikat (rangking 14) dan Norwegia (rangking 1).


Namun warga Indonesia lebih bahagia dibandingkan warga Iran (rangking 108), Irak (rangking 117), India (rangking 122), apalagi dibandingkan Afganistan (rangking 141), dan warga Republik Afrika Tengah (rangking 155).

 

Hal tersebut diungkap oleh penulis, Fahd Pahdepie, dalam peluncuran dan bedah buku terbaru Denny JA: Bahagia itu Mudah dan Ilmiah, di Toko Buku Gramedia, Jakarta, Minggu (9/7/2017). Fahd mengutip laporan World Happiness Index 2017 yang dikeluarkan setiap tahun oleh SDSN, lembaga dalam naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

 

"PBB kini menggalakkan ukuran baru kemajuan sebuah negara. Tak hanya dimensi ekonomi yang diukur (GDP per kapita), tapi juga nilai kebajikan sosial seperti program kesejahteraan (Sosial Support), kegiatan beramal masyarakat (generousity), kejujuran dan saling percaya (honesty dan level of trust), termasuk tingkat korupsi pemerintahan," lanjut Fahd.


Yang istimewa dari buku Bahagia Itu Mudah dan Ulmiah, ujar Fahd, Denny JA memformulakan kebahagiaan itu dalam dimensi sosial dan personal sekaligus. "Riset mendalam soal kebahagiaan selama 30 tahun di bidang psikologi, neuro science, ekonomi, politik, diringkas dalam rumus dan tips 3P + 2S," ucapnya.


Formula ini gabungan dari Personal Relationship, Positivity (cara berpikir dan sikap hidup positif), Passion (keterlibatan sepenuh hati), Small Winning (Pencapaian hidup) dan Spirituality (membangun hidup spiritual).


Denny JA menjelaskan semuanya dengan cukup detail dalam bukunya terbaru setebal 366 halaman, dengan bahasa yang mudah dipahami, dilengkapi dengan metode riset dan kisah-kisah inspiratif.[]








EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber