politik

Jika Prabowo Gandeng Gatot, Jokowi Bakal Gaet Tito

Ibra Maulana | Jumat, 14 Juli 2017 08:39 WIB | PRINT BERITA

ist


JAKARTA, WB – Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komaruddin memprediksi, jika dalam Pilpres 2019 nanti Prabowo berpasangan dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, besar kemungkinan Jokowi akan menggaet Kapolri Tito Karnavian.

 

Prediksi itu terkait rencana pensiun dini yang sudah digembar-gemboran Tito yang akan pensiun tahin 2022 nanti. Ujang Komaruddin menilai, kemungkinan Presiden Jokowi tengah mempersiapkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya pada Pilpres 2019 mendatang.

 

Jokowi menganggap sosok Tito sedang moncer dan banyak dinilai sebagai tokoh yang cukup mumpuni menjaga stabilitas keamanan. Tito juga disebut sebagai tokoh dengan karir di kepolisian yang begitu luar biasa, semenjak di Akademisi Polisi.

 

"Jadi kemungkinan besar Tito sedang dipersiapkan oleh Jokowi untuk menjadi calon wakil presiden pada Pilpres 2019," ujar Ujang, Kamis (13/7/2017).

 

 Bagi Jokowi, mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror Polri ini putra Palembang, Sumatera Selatan. "Jawa dan luar Jawa merupakan isu politik yang sangat seksi, karena komposisi Jawa dan luar Jawa merupakan komposisi pasangan yang ideal," papar Ujang.

 

Namun beragam dugaan itu ditepis Tito yang mengaku ingin cepat-cepat pensiun karena ingin menikmati hidup tanpa tekanan. "Indonesia merupakan negara yang sedang belajar demokrasi, persoalan akan sangat banyak sekali. Oleh karena itu, salah satu pekerjaan yang stressful di dunia ini adalah menjadi kepala kepolisian Indonesia," katanya.

 

"Tidak bagus untuk kesehatan saya. Saya punya hak untuk mencari kehidupan yang less stressful. Saya beri kesempatan kepada yang lain, yang lebih baik untuk menjadi Kapolri," tuturnya.

 

Sedangkan alasan kedua terkait dengan organisasi Polri. Menurut Tito, jika dia tetap menjabat penuh dalam masa bakti sebagai polisi aktif sampai 2022, hal tersebut tidak bagus bagi organisasi Polri.

 

"Tidak bagus untuk kesehatan berorganisasi di Polri. Enam tahun saya menjadi Kapolri, orang mungkin akan bosen dan saya jadi tidak memiliki kreativitas lagi," ujar Tito.[]

 

 

EDITOR : Oktraz
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Soal Cawapres, PAN Mau ada Kekeluargaan

13 Juli 2018 | 10:54 WIB

Partai Amanat Nasional (PAN), masih meyakini jika pembahasan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo akan dibicarakan secara kekeluargaan sesama koalisi. Hal ini terkait klaim Demokrat di mana Prabowo Subianto akan mengambil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

Pengamat : Tudingan TGB Dukung Jokowi Terlalu Dini

12 Juli 2018 | 11:45 WIB

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuang Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mendukung Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kepemimpinannya sebagai presiden. Menyikapi hal itu, analis politik dari lembaga survei Kedai Kopi, Hendri Satrio menilai terlalu dini jika hal tersebut dinilai sebagai keberpihakan.

SIGMA : Jokowi Istimewakan Cak Imin

16 Juli 2018 | 12:06 WIB

Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SIGMA), Said Salahudin menilai keistimewaan yang diberikan Joko Widodo (Jokowi) kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar bisa memunculkan kecemburuan bagi parpol pendukung yang lain. Sebab dari lima nama bakal cawapres, Jokowi secara langsung menyebut salah satunya adalah Muhaimin Iskandar.

PDIP Klaim Cawapres Jokowi Tinggal Diumumkan

11 Juli 2018 | 15:07 WIB

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengaku bahwa Calon Wakil Presiden (Cawapres), pendamping Jokowi untuk Pemilu Presiden 2019, sudah di tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Seokarnoputri. Kata Hasto, pengumuman cawapres ke publik tinggal menunggu waktu yang tepat.

Setelah JK Menolak, Demokrat Wacanakan Duet Prabowo AHY

12 Juli 2018 | 08:23 WIB

Pascakandasnya perjodohan Jusuf Kalla (JK)- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) karena penolakan dari JK, Partai Demokrat mewacanakan perjodohan antara Prabowo Subianto dengan Agus Harimurti Yudhoyono.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber