Launching

Busana Karya Ollyn Meriahkan Konser Elly Kasim

Oktraz | Selasa, 01 Agustus 2017 11:27 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - Penyanyi  legendaris asal Minangkabau, Elly Kasim sukses menggelar konser tunggal di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Sabtu (29/7) malam. Konser itu berhasil mengajak ratusan penonton bernostalgia dengan sederet lagu populer tanah Minang milik penyanyi berusia 73 tahun itu.

 

Sederet nama besar hadir menyaksikan konser Bertajuk Menjulang Bintang 57 Tahun Elly Kasim Berdendang, seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia Arcandra Tahar, Karni Ilyas, Bunda Dorce, dan lainnya.

 

Kemegahan acara konser itu tentunya tak luput dari kerja keras para tim yang bekerja di belakang panggung. Sebut saja show director, composer, make up artis dan tentunya para desainer yang mempersembahkan karyanya dengan rancangan unik bernuansa Tanah Minang.

 

Salah satu desainer yang ikut berkontribusi dalam pagelaran megah tersebut adalah Ollyn. Dengan ciri khas Sulam Bukit Tinggi, Ollyn merancang dua buah busana indah yang dikenakan penyanyi Ria Amelia.

 

Keterlibatannya dalam konser Menjulang Bintang 57 Tahun Elly Kasim Berdendang itu lantaran dirinya diminta sendiri oleh Elly Kasim. Meski menetap di tanah kelahirannya Bukit Tinggi, Ollyn tidak menyia-nyiakan kesempatan emas itu. Ibu tiga anak tersebut langsung terbang ke Jakarta.

 

"Elly Kasim meminta langsung ke aku buat desain baju buat penyanyi Ria Amelia. Waktu pertama kali ikut pagelaran bareng Rizal Raiz, Elly Kasim tertarik dengan baju-baju yang aku tampilin," tutur pemilik nama lengkap HJ. Ardelina AR itu.

 

Desainer kelahiran 2 Desember 1962 itu mengaku mengerjakan dua buah busana yang dikenakan Ria Amelia itu selama lima belas hari.

 

"Aku kerjain selama 15 hari. Yang bikin lama itu di detail kaca-kaca yang di untal sama benang Macau. Pakai benang Macau, karena sulam ini kan awalnya dari China trus turun ke India," papar anggota KDEI (Komunitas Design Etnik Indonesia) itu menjelaskan.

 

 

Ketertarikan Ollyn terhadap dunia fashion diakui sudah sejak kecil, jiwa seni yang menurun dari kedua orang tuanya semakin memantapkan karier Ollyn di dunia fashion, khususnya sulam.

"Aku tertarik dengan sulam karena unik pembuatannya, seneng aja warnanya bagus-bagus, aku juga suka menggambar. Aku cuma desain trus aku kerjasama dengan pengrajin-pengrajin UKM di sana buat nyulam," pungkas desainer yang sudah mengikuti ajang fashion show seperti IIF, Indocraft, Inacraft, Smesco Beauty Ramadan dan lainnya.

 

Perempuan berhijab ini mematok harga dari rancangannya berkisar satu sampai lima Jutaan. Tak heran ia memasang harga yang tidak murah karena pekerjaannya sendiri membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

 

"Seperti mengerjakan Kepalo Same sekitar 6 bulan, Suji Caia 3 bulan. Sejauh ini harga paling mahal yaitu Selendang Suji Caia 5 juta," tandasnya. []

 

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber