dunia

Raja Arab Undang 1000 Warga Palestina Naik Haji

Edward WA | Selasa, 08 Agustus 2017 13:39 WIB | PRINT BERITA

Ist


RIYADH,  WB - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud, mengaku akan mengundang 1.000 warga Palestina dari anggota keluarga dan keluarga para martir yang menjadi korban serangan Israel untuk melakukan ibadah haji tahun ini

Undangan raja ini merupakan kebiasaan pihak Kerajaan Arab Saudi yang sudah berlangsung selama embilan tahun secara berturut-turut. Dan tak hanya diundang, Raja Salman juga rencananya akan mengudang serta menjamu mereka di istana.

Seperti dilansir saudigazette.com, Menteri urusan umat Islam Saudi Arabia, Sheikh Saleh Al-Asheikh, yang juga pengawas umum Kustodian Dua Program Masjid Suci untuk haji dan umrah, mengucapkan terima kasih atas adanya keputusan raja tersebut. Ia pun berharap keputusan pemberian kesempatan kepada 1.000 warga pejuang Palestina berhaji itu dapat menjadi sarana untuk membantu warga Palestina melakukan ibadah haji.

Saleh mengatakan bahwa isyarat kerajaan ini berasal dari perasaan persaudaraan Arab dan Islam terhadap Palestina. Dan ini menjadi dukungan konkrit atas semua perjuangan rakyat Palestina.[] 





EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Selebriti Hollywood Kecam Trump

12 Desember 2017 | 08:34 WIB

Puluhan aktor dan musisi AS, mengecam langkah Presiden Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Jatuh dari Gedung, Netizen Kehilangan Aksi Selfie Ekstrem Yongning

18 Desember 2017 | 12:54 WIB

Keberadaan Wang Yongning dipertanyakan netizen. Pasalnya Penggemar Wang Yongning tidak lagi melihat postingan selfie ekstrim Yongning dari akun media sosialnya.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber