dunia

Rafael Marquez Terlibat Kartel Narkotika?

Edward WA | Kamis, 10 Agustus 2017 18:40 WIB | PRINT BERITA

Rafael Marquez /ist


MEKSIKO CITY,  WB - Mantan punggawa Barcelona, Rafael Marquez, dituduh terlibat jaringan kartel narkotika besar di Meksiko yang dipimpin oleh Raul Flores Hernandez. Tuduhan tersebut dikeluarkan Departemen Keuangan Amerika Serikat.

Marquez yang  berposisi sebagai pemain belakang itu, bersama dengan penyanyi kenamaan Meksiko Julion Alvarez, serta lebih dari 20 orang lainnya, dituduh terlibat jaringan narkoba secara finansial kepada Raul Florez Hernandez, pemimpin kartel Sinaloa dan Jalisco New Generation.

Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut, ini merupakan tindakan terbesar yang dilakukan OFAC (The Office of Foreign Asset) atau Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri dalam memerangi kartel narkoba di Meksiko.

"Raul Flores Hernandez beroperasi selama beberapa dekade berkat hubungan baiknya dengan beberapa kartel narkoba lainnya dan menggunakan keuangannya untuk investasi ilegal dalam peredaran narkoba," ujar Direktur OFAC, John E. Smith, dikutip dari Daily Mail.

Menurut dokemen Departemen Keuangan Amerika Serikat, Marquez terkait finansial dengan kartel Raul Flores Hernandez melalui sekolah sepak bola bernama Escuela de Futbol Rafael Marquez serta beberapa pakaian olahraga dan kesehatan lainnya.

Selain Barcelona, Marquez pernah memperkuat beberapa klub AS Monaco, Hellas Verona, New York Red Bulls dan kini memperkuat Atlas.

OFAC adalah bagian dari Departemen Keuangan Amerika Serikat yang bertugas memberikan sanksi dan mengatur kebijakan ekonomi dan perdagangan luar negeri Amerika Serikat dengan sasaran keamanan nasional terhadap terorisme, perdagangan narkotika internasional, senjata pemusnah masal, dan ancaman lainnya.[] 





EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Terancam Diserang, Pulau Guam Malah Dipadati Wisatawan

14 Agustus 2017 | 16:10 WIB

Meski pulau Guam telah mendapatkan ancaman nuklir dari Korea Utara, ternyata tidak membuat tempat tersebut ditinggal oleh penduduknya. Namun sebaliknya pulau Guam justru menjadi daya tarik bagi wisatawan

Ukraina Bantah Pasok Mesin Rudal ke Korut

16 Agustus 2017 | 15:18 WIB

Ketegangan dikedua negara yakni AS dan Korea Utara, belum menunjukan suhu yang dingin. Bahkan keduanya tinggal menunggu aba-aba untuk saling serang. Pejabat intelijen Amerika Serikat menyatakan, berdasarkan informasi yang mereka miliki, Korea Utara ternyata memiliki kemampuan untuk memproduksi mesin rudal sendiri. Artinya Korut tidak bergantung pada negara lain untuk mendapatkan mesin peluncur tersebut.

Gegara Posting Artikel Raja, Mahasiswa Ini Malah Masuk Penjara

16 Agustus 2017 | 13:27 WIB

Seorang aktivis mahasiswa di Thailand terpaksa meringkuk di penjara selama 2,5 tahun. Pasalnya si mahasiswa ini membagikan artikel berisi profil Raja Maha Vajiralongkorn di Facebook

Rakyat Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja

15 Agustus 2017 | 19:30 WIB


Lebih dari separuh warga Inggris menginginkan Pangeran William bertahta sebagai raja selanjutnya. Sedangkan jumlah warga yang mendukung Pangeran Charles menjadi raja ternyata jumlahnya lebih sedikit. 

YouTube TV Mulai Lebarkan Sayap

18 Agustus 2017 | 12:48 WIB

Layanan televisi streaming dari YouTube, terus melebarkan sayap. Pasalnya kini layanan televisi YouTube sudah dapat diakses di 14 kota besar AS.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber