nasional

Kalteng Siapkan 500 Ribu Hektar Jika Ibukota Pindah

Arief Nugroho | Jumat, 11 Agustus 2017 10:44 WIB | PRINT BERITA

Ist

JAKARTA, WB - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyanto Sabran menilai, penyebab ketimpangan di Indonesia karena ketidakadilan dari pemerintah pusat ke daerah. Maka itu ia menilai, sudah waktunya ibu kota negara dipindah ke luar Pulau Jawa


"Kalimantan memiliki tanah subur tapi kekayaan alam sumber daya tidak dimiliki oleh daerah melainkan dimiliki kelompok-kelompok usaha," tegas Sugiyanto, belum lama ini.


Ia menambahkan banyak pengusaha berbondong-bondong datang ke Kalteng untuk menguasai kekayaaan alam seperti perkebunan kelapa sawit, pertambangan, dan lain sumber daya lainnya. Namun sayangnya, kekayaan sumber daya disana tidak dapat dirasakan oleh masyarakat. Masih banyak penduduk Kalteng yang miskin.

Ia bahkan menyatakan, telah menyiapkan lahan sebanyak 300 ribu sampai 500 ribu hektar untuk dijadikan ibu kota Indonesia.

"Maka saya minta mereka bangun plasma agar penduduk Kalteng juga terima manfaatnya," ujar Sugiyanto.


Lebih lanjut Sugiyanto menjelaskan, tidak mudah menjadi gubernur di daerah seperti Kalteng karena harus mengambil berbagai langkah untuk menyaring anggaran (APBD) yang sekitar Rp 4,8 triliun.


"Maka saran saya ibu kota harus dipindah. Saya selalu Gubernur Kalteng menyatakan selalu siap bila daerah kami terpilih," tegas Sugiyanto.[] 





 

EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Raja Huristak XII Kenang Perjuangan Kerajaan Padang Lawas

19 Agustus 2017 | 14:03 WIB

Perayaan hari kemerdekaan sejatinya menjadi euforia tersendiri terlebih bagi yang pernah merasakan momentum saat-saat memperjuangkan kemerdekaan Bangsa.

Kamis Dinihari, Presiden Pimpin Apel Kehormatan

17 Agustus 2017 | 07:04 WIB

Dalam rangka memperingati HUT ke-72 Republik Indonesia, Presiden Jokowi memimpin apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta pukul 00.00 WIB, Kamis (17/8/2017).

HUT RI Tahun Ini Ahok Belum Dapat Remisi

17 Agustus 2017 | 10:37 WIB

Dalam rangka memperingati HUT ke-72 Republik Indonesia, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MenkumHAM) Yasonna H Laoly telah memberikan remisi kepada 92.816 narapidana dan tahanan. Namun dari jumlah tersebut, nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tidak termasuk

Milad FPI akan Deklarasikan Subuh Berjamaah

19 Agustus 2017 | 13:57 WIB

Sebagai rangkaian acara Milad FPI ke-19, Front Pembela Islam (FPI), melaksanakan Sholat Tahajjud dan Subuh berjamaah di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (19/8/2017). Dimilad ini FPI akan medeklarasikan Gerakan Indonesia Salat Subuh berjamaah

Panglima TNI : Awasi Ulama Bayaran

15 Agustus 2017 | 16:51 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa tidak akan ada ulama Indonesia yang mempunyai pikiran dan 
berkeinginan merubah Pancasila yang merupakan Ideologi Negara 
Kesatuan Republik Indonesia. Kata panglima kemerdekaan Republik Indonesia ini direbut oleh seluruh komponen bangsa termasuk para Ulama, Kyai dan Santri. 

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber