dunia

Jika Disetujui, Pekan Depan Korut Serang AS

Edward WA | Sabtu, 12 Agustus 2017 07:46 WIB | PRINT BERITA

Ist

PYONGYANG, WB - Ketegangan antara Korea Utara dan Amerika Serikat terus memanas. Kabar terbaru, Korea Utara mengancam mengirimkan misil ke Guam, hamg merupakan wilayah teritori Amerika Serikat di kawasan Pasifik.


Ancaman Korut bisa dibilang bikanlah gertakan, Kantor Berita Pemerintah Korea Utara, KCNA melaporkan, strategi serangan akan siap pada pertengahan bulan Agustus ini.


Pihak militer Korea Utara akan mempresentasikan strategi serangan didepan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.


Jika Kim Jong Un setuju, maka Korea Utara akan meluncurkan empat misil balistik Hwasong-12 dengan target perairan yang berjarak 30-40 kilometer dari Guam.


Laporan ini muncul sehari setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengancam Pyongyang untuk tidak main-main dengan Amerika Serikat.


Analisis militer Korea Utara, misil balistik Hwasong-12 akan jatuh di luar wilayah perairan Guam, namun masih berada di dalam zona ekonomi eksklusif.


Rencana ini adalah sebuah bukti bahwa Kim Jong Un tidak berencana untuk tunduk pada Amerika Serikat dan dunia internasional. Bahkan pernyataan resmi Korea Utara menyatakan, dialog tidak mungkin dilakukan dengan Donald Trump yang tidak memiliki akal sehat.[]





EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Terancam Diserang, Pulau Guam Malah Dipadati Wisatawan

14 Agustus 2017 | 16:10 WIB

Meski pulau Guam telah mendapatkan ancaman nuklir dari Korea Utara, ternyata tidak membuat tempat tersebut ditinggal oleh penduduknya. Namun sebaliknya pulau Guam justru menjadi daya tarik bagi wisatawan

Ukraina Bantah Pasok Mesin Rudal ke Korut

16 Agustus 2017 | 15:18 WIB

Ketegangan dikedua negara yakni AS dan Korea Utara, belum menunjukan suhu yang dingin. Bahkan keduanya tinggal menunggu aba-aba untuk saling serang. Pejabat intelijen Amerika Serikat menyatakan, berdasarkan informasi yang mereka miliki, Korea Utara ternyata memiliki kemampuan untuk memproduksi mesin rudal sendiri. Artinya Korut tidak bergantung pada negara lain untuk mendapatkan mesin peluncur tersebut.

Gegara Posting Artikel Raja, Mahasiswa Ini Malah Masuk Penjara

16 Agustus 2017 | 13:27 WIB

Seorang aktivis mahasiswa di Thailand terpaksa meringkuk di penjara selama 2,5 tahun. Pasalnya si mahasiswa ini membagikan artikel berisi profil Raja Maha Vajiralongkorn di Facebook

Rakyat Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja

15 Agustus 2017 | 19:30 WIB


Lebih dari separuh warga Inggris menginginkan Pangeran William bertahta sebagai raja selanjutnya. Sedangkan jumlah warga yang mendukung Pangeran Charles menjadi raja ternyata jumlahnya lebih sedikit. 

YouTube TV Mulai Lebarkan Sayap

18 Agustus 2017 | 12:48 WIB

Layanan televisi streaming dari YouTube, terus melebarkan sayap. Pasalnya kini layanan televisi YouTube sudah dapat diakses di 14 kota besar AS.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber