nasional

Meski Ahli Beladiri, Yoga Tetap Tidak Melawan

Edward WA | Sabtu, 12 Agustus 2017 08:36 WIB | PRINT BERITA

Ist

PEKANBARU - Anggota Polisi Lalu Lintas (polantas) Polresta Pekanbaru, Bripda Yoga Vernando telah mendapat makian, pukulan, dan sepeda motornya ditendang beberapa kali oleh Sersan Dua (Serda) Wira Sinaga, namun begitu dirinya tidak melawan. Padahal Yoga dikenal berkeahlian tarung derajat.

Yoga memilih diam dan tidak melakukan perlawanan. Ia sudah memaafkan anggota dari Korem Wirabima Bukit Barisan 031 itu.

‎Di Mapolresta Pekanbaru, Yoga menyebut sudah didatangi Katim Intel Korem usai kejadian pada Kamis petang, 10 Agustus 2017 itu. Petugas dari Korem itu mengajukan permintaan maaf kepada Yoga.

"Katim Intel Korem datang pada pukul 19.30 WIB, sudah minta maaf. Saya berlapang dada memaafkan," kata Yoga di Maporesta Pekanbaru, belum lama ini.

Selain meminta maaf, perwakilan dari Korem itu juga bercerita jika Serda Wira telah melapor ke kesatuan dan menyebut telah ribut dengan polisi di Jalan Jenderal Sudirman, persisnya di depan Plaza Sukaramai.

"Lalu, saya didatangi di Pos Gurindam Jalan Sudirman, tempat saya bertugas. Di sana permintaan maaf disampaikan," kata Yoga.

Perwakilan Korem juga bercerita Serda Wira mengalami penyakit depresi dan gangguan jiwa.Yoga mengaku dirinya tengah apes bertemu Wira dijalan.

Meski memiliki keahlian tarung derajat, Yoga mengaku tidak melawan saat itu. Dia menyebut masih memikirkan karir ke depannya. 

"Jika melawan, sama saja melepas baju dinas kepolisian. Lebih baik tidak (melawan) daripada bermasalah, bukannya takut secara pribadi‎," ucap Yoga.

Yoga menceritakan, kejadian yang menjadi perbincangan khalayak ramai ini bermula ketika dirinya melewati sepeda motor Serda Wira. Tanpa ada teguran, Wira langsung menabrak sepeda motor Yoga.[]




EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

327 Kapal Asing Ditenggelamkan, Stok Ikan Nasional Naik

13 Oktober 2017 | 09:41 WIB

Direktur Jenderal Perikanan Kementerian Kelautan Perikanan, Sjarief Widjaja mengatakan sampai saat ini terdapat 327 kapal asing yang ditenggelamkan. Semua kapal tersebut ditenggelamkan lantaran terbukti melakukan pencurian ikan di kawasan Indonesia.

Aksi Main Tenggelam Kapal Menteri Susi Tuai Kritik

14 Oktober 2017 | 11:15 WIB

Direktur Eksekutif Center of Maritime Studies for Humanities, Abdul Halim, menilai bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti agar tidak cuma berani menenggelaman kapal pencuri ikan.

Gerakan 1000 Perempuan Merawat Lingkungan dan Peduli Bencana

15 Oktober 2017 | 08:10 WIB

Manusia lanjut usia (lansia) memiliki kebajikan, kearifan, dan pengalaman hidup yang bisa diteladani generasi penerusnya.  Sudah seharusnya mereka menjadi perhatian serius Pemerintah. Selama ini kaum Lansia belum mendapat perhatian secara optimal.

Tampil Beda, Pelantikan Anies-Sandi akan Gunakan Tehnologi VR

14 Oktober 2017 | 09:36 WIB

Tim Komunikasi Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak mengatakan jika pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno direncanakan akan menggunakan teknologi virtual reality (VR).

Puisi Fadli Zon Bikin Pemerintah Gerah

16 Oktober 2017 | 10:17 WIB

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon memang gemar menulis puisi. Dan kali ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, itu kembali menuliskan sebuah puisi yang berisi kritikan yang tertuju kepada pemimpin di Republik ini.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber