Launching

Fashionlink x #BLCKVNUE Hadirkan 5 Zona Belanja Busana Berkelas

Anggi SS | Senin, 28 Agustus 2017 19:44 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - Jelang Jakarta Fashion Week (JFW) 2018, pop-up store Fashionlink x #BLCKVNUE berkolaburasi dengan Fabelio menghadirkan konsep berbeda di lokasi baru area premium lantai 1 Senayan City, Jakarta.

 

Selain menggandeng lebih banyak mitra, diarea seluas 430 meter persegi  menyajikan lebih banyak label dan desainer Indonesia Fashion Forward (IFF) yang terlibat di dalam pop-up store.

 

Fashionlink x #BLCKVNUE terbagi dalam 5 zona fashion style berbeda, seperti luxury, premium, quirky, modest, serta aksesori. Butik berkelas ini menawarkan konsep interior store yang lebih homey, dengan dominasi unsur kayu yang modern.

 

Sederet desainer IFF yang memajang karyanya di dalam pop-up store adalah alex[a]lexa, Andhita Siswandi, Batik Chic, Bateeq, BYO, Day and Night, Ellyhan Jewelry, JENAHARA, Jii by Gloria Agatha, Milcah, Monday to Sunday, Paulina Katarina, Rani Hatta, Shop at Velvet, SOE Jakarta, serta desainer dan label IFF dari generasi keenam, yaitu ATS The Label, Kami Idea, Mazuki, PVRA, Reves Studio, dan Vivian Lee.

 

 

Tak hanya itu, tempat ini juga memberikan kemudahan bagi para pencinta fashion Indonesia untuk memiliki koleksi busana dan aksesori dari label dan desainer dalam negeri yang tidak tergabung dalam IFF.

 

Menurut Direktur JFW Lenni Tedja, Fashionlink memang sengaja dihadirkan untuk memperkuat engagement antara para desainer secara business-to-business, maupun business-to-consumer.

 

“Program IFF melatih para desainer mengembangkan bisnis mereka, baik dalam pasar lokal maupun internasional. Keberadaan pop-up store seperti ini diharapkan bisa memudahkan para pencinta fashion Indonesia untuk menikmati koleksi busana dan aksesori karya desainer nasional,” tegas Lenni.

 

Lenni merasa mendapat dukungan dari mitra yang memiliki visi dan misi yang sama, yaitu Senayan City dan Fabelio, serta PT Mainetti Packaging Solution dan Visual Merchandising Indonesia (VMID).”

 

“Dengan dukungan mitra yang lebih banyak tersebut, pop-up store ini diharapkan dapat semakin membangkitkan selera pasar kepada buah karya lokal, dan membuka jalan bagi para brand lokal ini memasuki industri fashion ritel nasional,” harap Lenni.

 

 

Selain produk fashion, experience centre yang ditawarkan oleh Fabelio memungkinkan konsumen merasakan dan mencoba langsung produk furnitur lokal dari Fabelio, yang selama ini hanya dapat dilihat melalui website.

 

Dengan tawaran fasilitas pengembalian 30 hari, garansi selama 365 hari, metode pembayaran yang beragam, serta cicilan nol persen hingga 12 bulan, konsumen penggemar high-end lifestyle diharapkan akan tergerak mulai menggunakan produk-produk furnitur Fabelio.

 

"Kolaborasi yang telah terjalin selama ini memungkinkan Fabelio sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri desain produk dan interior, dapat masuk di semua jenis kalangan, seperti industri fashion," kata Marshall Utoyo, Co-Founder dan Chief Design Officer Fabelio.

 

Konsep store yang menggabungkan furnitur dan produk fashion, diakui Vany Setia Kinasih, Head VMID, menjadi alasan kuat bagi VMID untuk berkolaborasi.  “VMID sendiri berfokus pada eksekusi styling produk desainer yang ada di store, mulai dari penempatan furnitur, sampai pemilihan produk fashion yang akan di- highlight pada window display maupun center point,” tambahnya. []

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber