dunia

Kerap Alami Pelecehan, Biarawati Himalaya Belajar Kungfu

Anggi SS | Rabu, 30 Agustus 2017 13:42 WIB | PRINT BERITA

Ist


HIMALAYA,  WB - Lantaran kerap mengalami kekerasan seksual, sekelompok biarawati Buddha diwilayah pegunungan Himalaya mengajarkan ilmu bela diri kung fu. Keterampilan itu diajarkan sebagai modal para biarawati menghadapi ketidakadilkan gender yang mereka alami di tengah budaya konservatif.

Selain itu, juga untuk mengajarkan bela diri pada para perempuan di tengah meningkatnya kasus pemerkosaan di India.

"Sebagian besar orang mengatakan para biarawati hanya duduk dan berdoa. Menurut kami berbeda, bicara saja tak cukup, kita harus bertindak," kata biarawati muda, Jigme Wangchuk Lhamo, salah satu pelatih kung fu, seperti dikutip dari Asia One, baru-baru ini.

Wangchuk adalah satu dari sekitar 700 biarawati di seluruh dunia yang termasuk dalam garis keturunan Drukpa yang memiliki status yang setara dengan biarawan.

Secara tradisional, biarawati umumnya bertugas memasak dan bersih-bersih serta tak diizinkan berolahraga. Tapi hal itu berubah hampir satu dekade yang lalu, ketika pemimpin sekte berusia 1.000 tahun, Gyalwang Drukpa, mendorong para biarawati untuk belajar kung fu.

"Siapa bilang anak perempuan terlahir cuma untuk bekerja di dapur," imbuh Wangchuk.

Keahlian lalu ditularkan para biarawati pada anak perempuan dan kaum wanita yang ada di luar biara. Pelatihan biasanya dilakukan selama lima hari dengan jadwal pukul 06.00 sampai 21.00.

Pelatihan mencakup bagaimana menangani serangan dari belakang, dan bergerak dengan gerakan takedowns dan strike.

"Saya merasa lebih percaya diri, " kata Tsering Yangchen, seorang siswa berusia 23 tahun.[] 





EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Ternyata Bukan Cuma Indonesia, Negara ini Juga Punya Kuntilanak

11 Januari 2018 | 13:12 WIB

Sebagai salah satu hantu yang ada di Indonesia, Kuntilanak masuk kategori setan yang bisa dibilang menyeramkan. Baju putih dengan rambut lurus panjang, Kuntilanak berdasarkan mitos kerap muncul ditempat sepi dan tidak berpenghuni.  

Negara Uni Afrika Mulai Kecam Trump

13 Januari 2018 | 09:43 WIB

Organisasi yang mewakili negara-negara Afrika (Uni Afrika), menuntut Presiden AS Donald Trump untuk meminta maaf setelah ia memberikan sebutan kasar untuk negara-negara di benua Afrika. Trump membuat pernyataan itu dalam sebuah pertemuan yang membahas masalah imigrasi beberapa waktu lalu.

Gunakan Tank Lapis Baja Ngerampok, Remaja ini Cuma Ambil Sebotol Anggur

11 Januari 2018 | 15:06 WIB

Gegara ingin mencuri sebotol anggur, seorang pria Rusia nekat membajak sebuah tank lapis baja, dan menabrakannya ke supermarket. Pria itu kemudian masuk ke supermarket dan mencuri sebotol anggur.

Bukan Cuma Amstrong, Orang-Orang ini Juga Pernah ke Bulan

16 Januari 2018 | 10:06 WIB

Sejauh ini masyarakat umum dunia hanya mengenal sosok Neil Armstrong, sebagai astronot pertama yang menginjakkan kaki di bulan, sehingga Namanya tercatat dalam sejarah dunia. Dan ternyata bukah hanya seorang Amstrong saja yang telah menelapakkan kakinya dibulan.

Mendagri Meksiko Mundur Mendadak

11 Januari 2018 | 10:26 WIB

Menteri Dalam Negeri Meksiko, Miguel Angel Osorio Chong, mengambil langkah tegas dengan mengundurkan diri dari jabatannya. Tidak jelas apa alasan di balik pengunduran dirinya tersebut. Padahal dia mengawasi tanggung jawab pemerintah termasuk keamanan, migrasi dan hak asasi manusi

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber