seleberita

Vicky Prasetyo Ngibul Lagi, Wanita Pengusaha Korbannya

Fuad Rohimi | Kamis, 31 Agustus 2017 10:28 WIB | PRINT BERITA

Vivie dan Vicky bersama Paris /ist

 

JAKARTA, WB –Menyebut nama Vicky Prasetyo ingatan publik langsung ke kisah cinta berbalut penipuan dengan korban pedangdut goyang itik Zaskia Gotik. Kini pria bernama asli Hendrianto itu terancam hukuman lagi lantaran disomasi Roihana Azizah Fitri Octavia alias Vivie, janda satu anak, istri sirinya yang mengaku ditelantarkan.

 

Kepada wartabuana.com Vivie mengaku mau dinikahi secara siri karena dijanjikan akan dijadikan istri sah oleh pendukung salah satu program komedi di ANTV. Namun pernikahan bawah tangan itu  berbuntut penalantaran dan dugaan penipuan. Apalagi buah dari pernikahan siri pada tahun 2105  itu sudah lahir  Paris, gadis mungil berusia 1 tahun.

 

Karena merasa upaya secara kekeluargaan dan jalan damai yang dilakukan sudah mentok lantaran Vicky selalu menghindar, Vivie kemudian melakukan somasi melalui pengacara Henry Indraguna. Selain menuntut segera dinikahi secara sah agar Paris memiliki akte lahir, Vivi juga menuntut Vicky mengembalikan mobil Toyota Harrier hitam  (B 1918 PR) dan uang Rp 100 juta yang tidak tahu rimbanya.

 

 Vivie didampingi Henry Indraguna saat gelar press conference / webe

“Alasan utama saya melakukan somasi ini agar Vicky bertanggung jawab terhadap nasib anak kami. Paris harus memiliki akte lahir sehingga jelas siapa orang tuanya. Akte itu menjadi sesuatu yang sangat penting untuk masa depan Paris,” ujar Vivie usai gelar keterangan pers di kantor Law Firm Henry Indraguna di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Rabu (30/8/2017).

 

Terkait dugaan penggelapan mobil dan uang, Vivie memaparkan, semula dirinya percaya karena Vicky adalah suaminya, meskipun hanya suami siri. “Dia pakai uang saya untuk join bisnis karaoke dengan temannya, tapi sampai sekarang tidak jelas. Dia juga saya titipkan mobil bersama surat-suratnya untuk dijual, hasilnya sama saja, tidak ada kabarnya juga. Kalau ditanya, jawabannya sabar ya...,” ungkap Vivi.

 

Wanita pengusaha ini mengaku mau dinikahi secara siri  karena berharap pria yang suka bicara “berantakan” itu bisa berubah menjadi baik, namun harapannya tidak terwujud. Menurut Vivie, sejak menikah, hamil dan melahirkan, bahkan  hingga anaknya berusia setahun lebih, Vicky tidak pernah memberikan nafkah lahir secara materi.

 

“Makanya saya somasi dia untuk mengingatkan, sebagai suami harus memiliki tanggung jawab terhadap anak dan istri,” tegas Vivie.

 

Kepada awak media, selaku kuasa hukum wanita yang ditelantarkan suaminya itu, Henry Indraguna memberi ultimatum agar Vicky merespon somasinya. "Kami mengirim somasi kepada Vicky tanggal 29 Agustus 2017, kami kirim somasi kepada Vicky Prasetyo kita harapkan 3x 24 jam direspon apabila tidak, maka kami akan lapor ke Polda Metro Jaya," tehas Henry Indraguna.

 

Henry memaparkan,  Vicky Prasetyo bisa dikenakan dugaan Pasal 77 undang undang Perlindungan Anak yang ancamannya maksimal 5 tahun, serta Pasal 49 undang undamg Kekerasan Dalam Rumah Tangga atas dugaan Penelantaran Terhadap Anak dan Istri. Dari masing-masing pasal, Vicky diancam pidana penjara selama 5 tahun dan 3 tahun. Dan jika Somasi ini tidak ditanggapi dengan baik, akan dilakukan upaya hukum dengan melaporkan saudara Vicky Prasetyo ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana yang diatur di dalam undang-undang nomor 23 tahun 2000 tentang perlindungan anak, yang ancamannya adalah 5 tahun penjara.

Kedua undang- umdang  KDRT pasal 49 tahun 2004 dengam ancaman maksimal 5 tahun penjara/pasal Penelantaran anak dalam lingkup rumah tangga.

Dan perlu kita ketahui pernikahan siri yang menghasilkan  anak, maka anak tersebut mempunyai hubungan keperdataan bapaknya.

Secara singkat, Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusan No. 46/PUU-VIII/2010 tanggal 17 Februari 2012 memutus bahwa Pasal 43 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (“UU Perkawinan”) bertentangan dengan UUD 1945 bila tidak dibaca:

Anak yang dilahirkan di luar perkawinan hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya serta dengan laki-laki sebagai ayahnya yang dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau alat bukti lain menurut hukum mempunyai hubungan darah, termasuk hubungan perdata dengan keluarga ayahnya.

“Tujuan dari MK adalah untuk menegaskan bahwa anak luar kawin pun berhak mendapat perlindungan hukum. Menurut pertimbangan MK, hukum harus memberi perlindungan dan kepastian hukum yang adil terhadap status seorang anak yang dilahirkan dan hak-hak yang ada padanya, termasuk terhadap anak yang dilahirkan meskipun keabsahan perkawinannya masih disengketakan,” sebut Henry Indraguna. []

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Brad Pitt Susah Rujuk Dengan Jolie

16 Oktober 2017 | 15:04 WIB


Pasangan selebriti dunia, Angelina Joli dan Brad Pitt telah memutuskan bercerai. Gugatan Angelina Jolie terdaftar pada 15 September 2016. Pernikahan yang terjalin sejak 2014 itu harus kandas.

Bimbim Slank Gak Sabar Tunggu Program DP 0 Persen

17 Oktober 2017 | 16:09 WIB

Salahsatu pentolan group SLANK, Bimo Setiawan Almachzumi (Bimbim), memberikan selamat kepada pemimpin baru Jakarta, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Bimbim memberikan doa agar kinerja keduanya dapat berjalan baik.

Konser Ed Sheeran di Indonesia Terancam Gagal

18 Oktober 2017 | 17:00 WIB

Bagi pennggemar musik Ed Sheeran, sepertinya harus siap-siap untuk kecewa. Pasalnya, Ed Sheeran yang belakangan diketahui sibuk melakukan konser dunianya dan akan dikabarkan singgah konser di Indonesia pada 9 November 2017 mendatang, terancam gagal.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber