Wow...

Masih Hidup Anak Itik Digoreng, Inilah Peternakan Paling Sadis di Tiongkok

Ibra Maulana | Jumat, 08 September 2017 15:49 WIB | PRINT BERITA

ist


TIONGKOK WB -  Sebuah peternakan yang tak disebutkan namanya di Desa Tongqiao, di Kota Xidu, di Provinsi Hunan, China, mungkin bisa disebut sebagai sebuah perternakan yang terbilang sadis.


Pasalnya peternakan terbesar di China ini, Anda akan melihat ribuan anak itik jantan dicelupkan ke dalam minyak goreng panas dalam keadaan hidup-hidup setiap harinya. Ribuan anak itik tersebut sengaja dimusnahkan karena dianggap tidak berguna.


Dalam satu set foto mengerikan, menunjukkan bagaimana pekerja memasukan ribuan anak itik yang masih hidup ke dalam minyak goreng panas dengan menggunakan sebuah jaring. Mirisnya lagi, anak itik yang digoreng masih dalam keadaan hidup.





Anak itik yang sudah digoreng kemudian akan dijual kepada peternak ular atau pada pedagang kaki lima. Dan ternyata Praktik ini dianggap warga setempat, adalah hal yang biasa saja.


Seperti dilansir Daily Mail, foto-foto ketika ribuan anak itik digoreng hidup-hidup diambil oleh seorang wartawan bernama Li Gen di sebuah peternakan yang tak disebutkan namanya di Desa Tongqiao, di Kota Xidu, di Provinsi Hunan, China.


Li mengatakan kalau praktik pemusnahan massal ini dilakukan setiap hari. Hal itu dilakukan karena anak itik jantan dianggap tidak berguna dan hanya akan menghabiskan banyak uang.


Salah seorang pekerja di peternakan tersebut mengatakan kepada Li bahwa mereka setidaknya butuh 20 hari untuk meneteskan telur itik. Para pekerja kemudian akan memilih mana itik yang jantan dan betina.


Anak itik betina akan dijual, tapi malang bagi anak itik jantan yang akan segera menghadapi kematian meski baru beberapa hari menetas. Anak itik jantan akan dimasukkan ke dalam sebuah jaring dan kemudian direndam dalam minyak goreng panas dengan suhu 80 derajat Celcius.


Setelah digoreng, mereka akan dimasukkan ke dalam mesin untuk menghapus bulu-bulu yang masih menempel pada tubuh. Setelah itu, mereka akan dijual kepada peternak ular dan pedagang kaki lima.[]








EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Wuih... Ada Kecebong Raksasa di Arizona

20 Juni 2018 | 09:24 WIB

Jika selama ini kita melihat kecebong hanya sebesar kacang polong, namun di Arizona, Amerika Serikat ada kecebong raksasa seukuran buah pisang. Penemuan itu membuat heboh kalangan ilmuan.

Inilah Pempek Terbesar di Dunia

21 Juni 2018 | 08:23 WIB

Alumni SMPN 15 Palembang berhasil membuat pempek lenggang terbesar yang berhasil tercatat oleh MURI sebagai lenggang terbesar di dunia dengan ketebalan 15.5 cm dan menggunakan 1.7 ton telur ayam.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber