nasional

DPR Minta PSSI Cabut Sanksi Persib

Edward WA | Sabtu, 16 September 2017 07:41 WIB | PRINT BERITA

Ist

JAKARTA, WB - Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah mempertanyakan keputusan PSSI memberikan denda terhadap Persib. Ia pun meminta agar PSSI jangan gegabah dan agar merevisi sanksi tersebut.


"Saya perlu mengingatkan PSSI, apa inti sebenarnya dari event olahraga yang memang untuk menjunjung tinggi sportivitas dan solidaritas. Maka aksi Bobotoh terkait pembuatan koreografi itu adalah bukti bahwa Bobotoh punya solidaritas kemanusiaan," ungkap Ledia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/9/2017).


Krisis Rohingya, lanjut Ledia, sudah menjad iisu internasional. Berbagai negara sudah menunjukkan kecaman resmi, bahkan badan dunia PBB juga secara tegas melihat kasus Rohingya sebagai pembantaian etnis.

 

"Yang lingkupnya adalah kejahatan kemanusiaan. Sehingga, tidak selayaknya PSSI kemudian membelokkan solidaritas kemanusiaan yang dilakukan bobotoh laksana aksi politik dan SARA," terang dia.


Sila kedua Pancasila yang berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab", menurut politisi PKS ini telah menegaskan keberpihakan Indonesia akan perlunya menegakkan keadilan dan kemanusiaan.


"Apabila PSSI menganggap aksi solidaritas kemanusiaan itu sebagai kesalahan, apa ini bukan berarti PSSI tengah mencederai nilai-nilai Pancasila? Tanya Ledia.


Ia meminta PSSI untuk jangan gegabah dalam menjatuhkan sanksi. Selain itu, ia juga ingin PSSI merevisi dan mencabut keputusan denda yang dijatuhkan ke klub berjuluk maung Bandung itu.


"Gegabah sekali kalau aksi solidaritas pada kemanusiaan dianggap salah. Kesalahan itu justru saya lihat ada pada gampangnya PSSI mengkaitkan aksi koreografi ini sebagai tindakan politis bahkan SARA," ujarnya.


Ledia menyebutkan, keberpihakan, solidaritas pada kemanusiaan, pada penegakkan kemanusiaan yang adil dan beradab bukanlah suatu kesalahan. Karena itu, lanjut dia, PSSI tak perlu malu untuk merevisi keputusannya mendenda Persib.


"Justru kalau PSSI bersikeras dengan keputusannya akan membuat orang bertanya, sebenarnya PSSI mau menunjukkan keberpihakan pada apa dengan mengganggap aksi koreografi Save Rohingya sebagai kesalahan, " tandas Ledia. []



 

EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

327 Kapal Asing Ditenggelamkan, Stok Ikan Nasional Naik

13 Oktober 2017 | 09:41 WIB

Direktur Jenderal Perikanan Kementerian Kelautan Perikanan, Sjarief Widjaja mengatakan sampai saat ini terdapat 327 kapal asing yang ditenggelamkan. Semua kapal tersebut ditenggelamkan lantaran terbukti melakukan pencurian ikan di kawasan Indonesia.

Aksi Main Tenggelam Kapal Menteri Susi Tuai Kritik

14 Oktober 2017 | 11:15 WIB

Direktur Eksekutif Center of Maritime Studies for Humanities, Abdul Halim, menilai bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti agar tidak cuma berani menenggelaman kapal pencuri ikan.

Gerakan 1000 Perempuan Merawat Lingkungan dan Peduli Bencana

15 Oktober 2017 | 08:10 WIB

Manusia lanjut usia (lansia) memiliki kebajikan, kearifan, dan pengalaman hidup yang bisa diteladani generasi penerusnya.  Sudah seharusnya mereka menjadi perhatian serius Pemerintah. Selama ini kaum Lansia belum mendapat perhatian secara optimal.

Tampil Beda, Pelantikan Anies-Sandi akan Gunakan Tehnologi VR

14 Oktober 2017 | 09:36 WIB

Tim Komunikasi Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak mengatakan jika pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno direncanakan akan menggunakan teknologi virtual reality (VR).

Puisi Fadli Zon Bikin Pemerintah Gerah

16 Oktober 2017 | 10:17 WIB

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon memang gemar menulis puisi. Dan kali ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, itu kembali menuliskan sebuah puisi yang berisi kritikan yang tertuju kepada pemimpin di Republik ini.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber