Hukum

Indra J Piliang Diancam Satu Tahun Penjara

Nana Sumarna | Sabtu, 16 September 2017 10:36 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menetapkan politisi partai Golkar, Indra J Piliang sebagai tersangka kasus sabu.


Bahkan polisi juga menetapkan dua rekan Indra, Romi Fernando dan M Ismail sebagai tersangka. Semuanya oleh polisi dikenakan pasal 127 UU no 35 tahun 2009 tentang Narkoba.


"Kami kenakan pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang pengguna narkoba dengan ancaman hukuman satu tahun," ujar Argo di Polda Metro Jaya belum lama ini.


Namun sebelumnya Indra dan dua orang rekannya telah diputuskan akan direhalibitasi, sesuai dengan Pasal 54 Undang-Undang (UU) RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.


"Dengan UU sudah kami lakukan assessment ke BNN. Dari hasil assatment itu, ketiganya dilakukan rehabilitasi. Kami serahkan ke BNN Jakarta Selatan," ujarnya.


Diketahui, pemasok sabu ternyata merupakan karyawan tempat Indra dan dua rekannya karaoke.


"Barang itu dari yang diduga karyawan di sana, sedang kami dalami," kata Argo.


Tak hanya itu, karyawan tersebut juga menyediakan ruangan, alat isap sabu berupa bong dan cangkong, serta room karaoke itu telah disediakan oleh seseorang.[]






EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Penyidikan Kasus UYM Dihentikan, Pengacara Korban Belum Terima SP3

16 Oktober 2017 | 06:30 WIB

Pasalnya pihak pelapor  hanya menerima surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), bukan  Surat Perintah Pengehentian Penyidikan (SP3).

Hakim Lakukan Mediasi Atas Gugatan Karyawan PT. Dharmatama Megah Finance

18 Oktober 2017 | 16:18 WIB

Juru bicara karyawan PT. Dharmatama Megah Finance, Gatot Situmorang, bersama puluhan karyawan PT. Dharmatama Megah Finance, mendatangi kantor pengadilan Negeri Jakarta Pusat dibilangan Bungur. Kedatangan mereka terkait perkara gugatan aset ruko yang berada di jalan Bungur Jakarta Pusat, yang diajukan oleh kuasa hukum Kelvan Firman. 

Jaksa dan Terdakwa Tidak Hadir Sidang, Melpa : " Ya Ini Aneh"

20 Oktober 2017 | 13:42 WIB

Sidang lanjutan kasus pemalsuan akta buku nikah dan penggelapan aset kekayaan milik alm. Kombes Pol. (Purn) Agus Maulana Kasiman, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/10/2017).

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber