Wow...

Sudah Punya 120 Istri, Pria Asal Thailand ini Mau Tambah Lagi

Edward WA | Rabu, 20 September 2017 16:12 WIB | PRINT BERITA

Ist


THAILAND, WB - Bagi pria yang sudah mapan dari sisi finansial,  pastinya bisa melakukan apa saja dalam menjalani hidup, termasuk memiliki istri lebih dari satu (poligami). Namun bagi pria yang satu ini,  memiliki istri 120 orang dianggap masih kurang.

 

Parahnya, sesama istrinya menyetujui dan tidak mempermasalahkan jika sang suami memiliki perempuan idaman lainnya. Padahal Poligami tak biasa tersebut terjadi di Thailand. Meski poligami semacam ini tidak di legalkan di negara tersebut, peraturan itu tak membuat Tambbon Praset mengurungkan keinginannya. Pria berusia 58 tahun itu tetap saja menikahi gadis muda hingga mencapai 120 istri dan dikaruniai 28 anak.


Pria yang juga kepala distrik Provinsi Nayok Thailand itu malah menyambut baik para wartawan saat kunjungan ke rumahnya untuk menjelaskan kehidupan berpoligaminya. 


Pria itu mengatakan bahwa ia memang benar memiliki istri lebih dari 100 di seluruh negeri, bahkan di mana dirinya membangun rumah maka di situlah dia memilki istri baru lagi.


Dia juga bercerita tentang masa lalunya di mana ia pertama kali menikah di usia 17 tahun dengan perempuan yang lebih muda dua tahun darinya. Mulai dari situlah, pria kaya itu memulai untuk menikahi gadis muda lagi dan lagi.

 
Kisah poligaminya sontak ditanggapi komentar negatif dari masyarakat. Meski begitu, dia tak goyah dan berniat untuk terus menambah istri lagi.


"Bagi saya mengurus 120 istri dan 28 anak tidak menjadi masalah, karena saya selalu memenuhi kebutuhan mereka. Mereka butuh rumah, saya akan bangunkan rumah untuk mereka. Apa pun yang penting mereka bahagia," bangga Tambbon.[]





EDITOR : Abdi Tri Laksono
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber