Hukum

KPK Kecewa Putusan Hakim Cepi

Arief Nugroho | Jumat, 29 September 2017 19:40 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - KPK kecewa dengan hasil putusan sidang praperadilan kasus korupsi KTP Elektronik (eKTP-El) yang dibacakan Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar. Dalam putusannya, status tersangka Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus KTP-El dinyatakan tidak sah.

 

“KPK kecewa dengan putusan praperadilan yang dibacakan sore ini, karena upaya penanganan kasus KTP Elektronik menjadi terkendala,” kata Wakil Ketua La Ode M Syarif di kantor KPK, Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2017) malam.

 

Meski kecewa, namun KPK tetap menghormati apa yang telah diputuskan oleh hakim dalam persidangan praperadilan. KPK akan terus mempelajari skandal kasus mega korupsi yang melibatkan banyak pihak dan nama-nama orang penting di negeri ini untuk menentukan sikap dan langkah yang akan diambil selanujutnya.

 

“Terkait dengan pertimbangan hakim yang kesimpulannya menetapkan (status) tersangka tidak sah, KPK akan mempelajari terlebih dahulu dan akan segera menentukan sikap setelah ini,” ujar La Ode.

 

Dia mengatakan, adalah tidak adil jika satu kasus yang diindikasikan banyak pihak yang menikmati keuntungan dengan merugikan negara namun tidak ada pertanggujawaban secara hukum. []

 

 

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Dua Pekan Dapat 300 Juta, Komplotan Peretas Situs Travel Berhasil Diciduk

14 April 2018 | 13:15 WIB

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Jabar, berhasil menciduk komplotan peretas situs travel wisata.

Sidang Korupsi e-KTP, Pembacaan Pledoi Novanto

13 April 2018 | 14:16 WIB

Setya Novanto menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan pledoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Politisi Golkar itu menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP),

Amien Rais Resmi Dipolisikan Cyber Indonesia

15 April 2018 | 20:55 WIB

Cyber Indonesia resmi melaporkan tokoh reformasi Amien Rais ke Polda Metro Jaya, Minggu (15/4/2018) terkait pernyataan dikotomi partai politik, partai Allah dan partai setan. Pernyataan Amien Rais itu dinilai bisa memecah belah persatuan bangsa.

500 Pengacara ACTA Akan Bela Amien Rais dan Rocky Gerung

17 April 2018 | 15:18 WIB

Amien Rais dan Rocky Gerung yang dipolisikan oleh kelompok Cyber Indonesia akan dibela oelh ratusan pengacara yang tergabung dalam  Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Hal itu disampaikan  Ketua Dewan Pembina ACTA Habiburokhman.

Sebut Ada Partai Setan, Amien Rais Akan Dipolisikan

15 April 2018 | 08:38 WIB

Setelah Rocky Gerung, kini  Amien Rais akan dilaporkan Cyber Indonesia ke Polda Metro Jaya soal peryataan partai Allah dan partai setan. Pernyataan tokoh  reformasi itu dinilai menimbulkan ujaran kebencian.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber