metro

Jerman dan Prancis Minta Spanyol Bersatu

Purnama | Rabu, 11 Oktober 2017 13:30 WIB | PRINT BERITA

ist

BARCELONA, WB - Pemimpin Catalonia, Carles Puigdemont, menghadapi tekanan agar membatalkan rencana-rencana mendeklarasikan kawasan Catalan merdeka dari Spanyol. Putusan itu bahkan didukung Jerman dan Perancis.


Pemerintah Madrid, yang berjuang mengatasi krisis politik terbesar di Spanyol sejak usaha kudeta militer pada tahun 1981, menjelaskan pada Senin bahwa pihaknya akan segera menanggapi deklarasi sepihak seperti itu.


Sepekan sejak referendum mengenai kemerdekaan yang pemerintah pusat tolak, pemungutan suara tersebut berdampak pada iklim usaha di kawasan terkaya di Spanyol itu.


Puigdemont dijadwalkan akan berpidato di parlemen regional pada Selasa siang waktu setempat dan pemerintah Madrid khawatir parlemen akan memberikan suara bagi deklarasi kemerdekaan sepihak.


Para pejabat Catalonia mengatakan orang-orang memberikan suara bulat bagi pemisahan di tempat-tempat pemungutan suara, yang dinyatakan ilegal oleh pemerintah dan ditandai oleh kekerasan oleh polisi terhadap para pendukung kemerdekaan.



Mengingat isu tersebut telah memecah belah bagian timur laut itu sendiri dan juga bangsa Spanyol. Ratusan ribu serikat pekerja turun ke jalan-jalan di Barcelona pada akhir pekan untuk memprotes pemisahan kawasan itu.


Dukungan juga datang dari kekuatan-kekuatan utama Eropa yakni Jerman dan Perancis. Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada PM Spanyol Mariano Rajoy pada Sabtu mengenai krisis itu, kata juru bicaranya pada Senin. Ia menekankan dukungannya bagi persatuan Spanyol tapi juga mendorong untuk diadakan dialog.


Uni Eropa tidak menunjukkan ketertarikannya terhadap Catalonia yang merdeka, walau Puigdemont telah menyerukan Brussel untuk jadi mediator dalam krisis tersebut, demikian Reuters.[]







EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Tidak Ambil Gaji, Sandiaga : Semua Dikelola Amil Zakat

14 Oktober 2017 | 13:04 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno telah berkomitmen untuk tidak menerima gajinya selama menjabat. Gajinya sebagai orang nomor dua di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akan dikelola Badan Amil Zakat Infaq dan Sadaqoh.

Parpol Pendukung Janji Kawal Anies-Sandi

16 Oktober 2017 | 10:51 WIB

Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf berpesan kepada Anies-Sandi jika partai pengusung yakni PKS dan Gerindra serta PAN tidak akan meninggalkan pemimpin Jakarta tersebut berjuang sendirian. Tetapi, PKS, Gerindra dan PAN akan tetap menemani Gubernur dan Wakil Gunernur terpilih.

Jangan Salahkan Gubernur Baru Jika Reklamasi Jalan Terus

16 Oktober 2017 | 07:11 WIB

Menurut pengamat Politik Maswadi Rauf,  mereka tidak bisa disalahkan jika nantinya mereka tidak bisa menjalankan janji kampanye soal reklamasi.

Cewek Pilipina Tewas Loncat Dari Lantai 5 Blok M Square

17 Oktober 2017 | 10:31 WIB

Seorang perempuan warga negara asing (WNA) Pilipina tewas seketika setelah loncat dari lantai 5 di Blok M Square, Kebayoran, Barau, Jakarta Selatan, Senin (16/10/2017) malam. Diduga korban bunuh diri.

Bumbu Tak Sedap Sambut Gubernur Baru

18 Oktober 2017 | 08:15 WIB

Prosesi pelantikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Istana Negara berjalan lancar, begitu juga dengan acara Selametan Jakarta di Balai Kota. Namun ada beberapa catatan penting dari sejarah pergantian gubernur di ibukota negara ini.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber