nasional

MenkumHam akan Seleksi Napi Buat Pelatihan Keterampilan

Arief Nugroho | Kamis, 12 Oktober 2017 11:08 WIB | PRINT BERITA

ist


JAKARTA, WB - Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly menjelaskan bahwa para narapidana yang masa tahanannya tersisa beberapa bulan, akan dilakukan tes guna mengetahui layak atau tidaknya mereka dalam seleksi napi yang akan mendapatkan pelatihan keterampilan.



Program pelatihan rencana MenkumHam tersebut, untuk pembangunan komplek pemukiman pemasyarakatan, dimana nantinya akan dibangun diatas lahan aset Pemerintah Provinsi DKI yang dipinjamkan pada Kemenkumham untuk dimanfaatkan.



"Nanti ada assessment dulu, orang-orang yang sudah kira-kira masuk ke asimilasi, yang tinggal beberapa waktu lagi akan keluar," ujar Yasonna belum lama ini.


Selain Lapas diwilayah Jawa, pihaknya juga akan melakukan pengetesan dari seluruh lapas di Indonesia. Dan tentunya dengan catatan akan ada assessment untuk menyeleksi.


"Konsep kita ya memang di sekitar Jawa dulu, tapi kalau bisa, kita lihat dari lapas seluruh Indonesia," katanya.


Pembangunan komplek pemukiman pemasyarakatan dibangun diatas lahan aset Pemerintah Provinsi DKI yang dipinjamkan pada Kemenkumham untuk digunakan bagi 5 ribu napi.


Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI telah menyetujui agar lahan di Desa Ciangir seluas 30 hektar dimanfaatkan untuk membuat pemukiman lapas produksi bagi para napi.


Nantinya para napi yang memiliki sisa hukuman sedikit, akan dilatih dengan sejumlah keterampilan agar bisa berkarya saat telah bebas dari masa hukuman di penjara.[]









EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Denny JA Kritik Trump Lewat Puisi

12 Desember 2017 | 12:05 WIB

Menyikapi singgasana kepemimpinan seorang Donald Trump atas negara adidaya Amerika Serikat, dinilai oleh banyak kalangan justru seperti membawa banyak keperihatinan juga kekhawatiran atas perdamaian dunia. Politisi berlatar belakang pengusaha itu, kerap menabrak aturan hukum internasional. Terlebih pasca aksi cerobohnya yang `merestui` kota tua Jerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sakit Kanker Hati, AM Fatwa Meninggal Dunia

14 Desember 2017 | 08:12 WIB

Anggota DPD RI Andi Mappetahang Fatwa (AM Fatwa) meninggal dunia pada Kamis (14/12) pukul 06.17 WIB di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan karena sakit kanker hati.

Kapuspen : Berita Pidana Militer Bisa Diperadilan Umum Hoax

16 Desember 2017 | 12:20 WIB

Kapuspen TNI Mayjen TNI M.S. Fadhilah, menegaskan bahwa terkait dengan pemberitaan di berbagai media massa yang menyatakan bahwa  Panglima TNI menyetujui kasus pidana oknum militer akan diselesaikan di peradilan umum adalah tidak benar (hoax).

H.Lulung Klaim Tanah Abang Bebas Preman

16 Desember 2017 | 12:36 WIB

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana menegaskan, tidak ada preman dikawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pria yang akrab disapa H. Lulung itu kepada awak media menegaskan jika di pasar terbesar Asia Tenggara itu bebas dari premanisme.

MUI Turun Aksi Bela Palestina, Menag Lukman Masih Pikir-Pikir

16 Desember 2017 | 12:40 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengaku sangat mendukung rencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama umat menggelar aksi damai terkait kemerdekaan Palestina.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber