nasional

Sektor Ekonomi Pemerintahan Jokowi-JK Dapat Rapor Merah

Edward WA | Kamis, 12 Oktober 2017 11:44 WIB | PRINT BERITA

ist


JAKARTA, WB - Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 17-24 September 2017, menghasilkan catatan bahwa kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendapatkan rapor merah, khususnya di sejumlah sektor ekonomi.


Survey Indikator politik menjabarkan bahwa raport merah terkait dalam hal membeli kebutuhan pokok. Sebanyak 43 persen responden merasa semakin berat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari.


Hanya 18 persen yang menyatakan pemenuhan kebutuhan pokok semakin ringan dibanding tahun lalu. Selain itu, responden juga merasa pengangguran di Indonesia saat ini semakin banyak dibanding tahun lalu.


Sebanyak 50 persen responden menjawab bahwa pengangguran makin banyak. Hanya 20 persen yang menjawab makin berkurang. Sebanyak 54 responden juga merasa mencari pekerjaan makin sulit. Hanya 14 persen responden yang merasa mencari pekerjaan semakin mudah.


Kemudian, sebanyak 42 persen responden juga menilai orang miskin di Indonesia semakin banyak. Hanya 24 persen yang menjawab makin berkurang.


"Di isu-isu ini masih lebih banyak yang menilai tidak ada perubahan atau bahkan semakin negatif," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, belum lama ini.


Di sisi lain, sejumlah sektor mendapatkan penilaian cukup baik dari masyarakat. Misalnya, dalam masalah kebutuhan berobat, sebanyak 41 persen responden merasakan makin ringan. Hanya 26 responden yang merasa kebutuhan berobat makin berat.


Selain itu, sebanyak 38 persen responden juga merasa semakin ringan untuk bisa menempuh pendidikan. Hanya 29 persen yang menyatakan makin berat.


Secara total, masyarakat yang puas terhadap kinerja Jokowi-JK masih mencapai 68,3 persen, namun tingkat kepuasan ini stagnan jika dibandingkan dengan survei yang sudah dilakukan beberapa bulan sebelumnya.[]








EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Denny JA Kritik Trump Lewat Puisi

12 Desember 2017 | 12:05 WIB

Menyikapi singgasana kepemimpinan seorang Donald Trump atas negara adidaya Amerika Serikat, dinilai oleh banyak kalangan justru seperti membawa banyak keperihatinan juga kekhawatiran atas perdamaian dunia. Politisi berlatar belakang pengusaha itu, kerap menabrak aturan hukum internasional. Terlebih pasca aksi cerobohnya yang `merestui` kota tua Jerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sakit Kanker Hati, AM Fatwa Meninggal Dunia

14 Desember 2017 | 08:12 WIB

Anggota DPD RI Andi Mappetahang Fatwa (AM Fatwa) meninggal dunia pada Kamis (14/12) pukul 06.17 WIB di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan karena sakit kanker hati.

Kapuspen : Berita Pidana Militer Bisa Diperadilan Umum Hoax

16 Desember 2017 | 12:20 WIB

Kapuspen TNI Mayjen TNI M.S. Fadhilah, menegaskan bahwa terkait dengan pemberitaan di berbagai media massa yang menyatakan bahwa  Panglima TNI menyetujui kasus pidana oknum militer akan diselesaikan di peradilan umum adalah tidak benar (hoax).

H.Lulung Klaim Tanah Abang Bebas Preman

16 Desember 2017 | 12:36 WIB

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana menegaskan, tidak ada preman dikawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pria yang akrab disapa H. Lulung itu kepada awak media menegaskan jika di pasar terbesar Asia Tenggara itu bebas dari premanisme.

MUI Turun Aksi Bela Palestina, Menag Lukman Masih Pikir-Pikir

16 Desember 2017 | 12:40 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengaku sangat mendukung rencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama umat menggelar aksi damai terkait kemerdekaan Palestina.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber