nasional

Ahok dan Panglima TNI Kandidat Kuat Dampingi Jokowi Dipilpres 2019

Nana Sumarna | Kamis, 12 Oktober 2017 16:22 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Survei  hasil rilis lembaga Indikator Politik Indonesia belum lama ini, mencoba meramalkan siapa kandidat wakil presiden yang cocok mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019 pilihan responden.


Dari hasil survei tersebut, ternyata nama mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencuat  yang terdepan.


Dari enam belas nama, Ahok berhasil memperoleh suara sebanyak 16 persen mengalahkan kandidat lain seperti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Ridwan Kamil, Sri Mulyani, Tri Rismaharini, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Mahfud MD, Surya Paloh, Agus Martowardjojo, Budi Gunawan, Puan Maharani, Chairul Tandjung, Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, Luhut Binsar Panjaitan maupun M Romahurmuziy.


Ketika semua nama kembali di kerucutkan, menjadi 8 nama, kembali muncul nama Ahok menjadi kandidat paling kuat dengan nilai 17 persen disusul Gatot Nurmantyo (14 persen), Ridwan Kamil (11 persen), Sri Mulyani (9 persen), Tri Rismaharini (8 persen), Tito Karnavian (6 persen), Puan Maharani (2 persen), dan Luhut Binsar Panjaitan (1 persen).


"Tetapi dukungan kepada Ahok tidak meningkat baik saat ada 16 nama calon kandidat pendamping Jokowi maupun saat dikerucutkan menjadi 8 nama saja. Ada tiga nama yang meningkat pesat saat nama dikerucutkan menjadi 8 nama," kata Burhanuddin.


Delapan nama yang muncul itu adalah, Gatot Nurmantyo (25 persen), Sri Mulyani (24 persen), dan Tito Karnavian (12 persen).


"Mereka bertiga menjadi kandidat paling kuat pilihan rakyat untuk mendampingi Jokowi sebagai cawapres. Ahok tidak kami masukkan dalam pengerucutan tiga nama karena mempertimbangkan status hukumnya saat ini," tandas Burhanuddin.[]









EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Penyerangan Ulama Marak, DPR : Aparat Harus Gerak Cepat

20 Februari 2018 | 13:19 WIB

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengutuk keras atas maraknya kasus penyerangan terhadap ulama. Yang terbaru, pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, KH Hakam Mubarok diserang oleh pria yang diduga sakit jiwa di Masjid Al Manar, jelang shalat Zuhur.

Hayono Isman : Demokratisasi Kita Telah Dimanipulasi

21 Februari 2018 | 06:25 WIB

Perlu upaya kolektif untuk memperkokoh budaya dan memelihara struktur nilai-nilai social agar tidak tereliminasi oleh budaya reformasi yang tak sejalan dengan nilai dan tatanan bangsa Indonesia.

Ternyata Jakarta Bukan Kota Termacet di Asia Tenggara

20 Februari 2018 | 12:11 WIB

Kota-kota besar di Asia Tenggara, memang identik dengan yang namanya kemacetan. Sebut saja Indonesia, Thailand, Vietnam bahkan negara sekelas Malaysia pun kerap dilanda kemacetan.

Buwas Minta Pemprov DKI Tutup 36 Diskotek

23 Februari 2018 | 14:02 WIB

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menutup 36 diskotek berada di Jakarta. Pasalnya 36 diskotek tersebut, terindikasi sebagai tempat peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba).

Panglima Komit Jaga Toleransi Antar Umat

22 Februari 2018 | 13:09 WIB

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menerima audiensi Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo beserta perwakilan panitia Pemberkatan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu  (21/2/2018).

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber