nasional

327 Kapal Asing Ditenggelamkan, Stok Ikan Nasional Naik

Purnama | Jumat, 13 Oktober 2017 09:41 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Direktur Jenderal Perikanan Kementerian Kelautan Perikanan, Sjarief Widjaja mengatakan sampai saat ini terdapat 327 kapal asing yang ditenggelamkan. Semua kapal tersebut ditenggelamkan lantaran terbukti melakukan pencurian ikan di kawasan Indonesia.


"Alhamdulillah sampai saat ini sudah 327 kapal asing ditenggelamkan," kata Sjarief beberapa waktu lalu.


Menurutnya, setelah pelantikan Presiden Jokowi yang salah satu isi pidatonya ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,menjadi tantangan bagi kementerian jajaran Ibu Menteri Susi. Dia mengatakan selama dua tahun pertama KKP berkonsentrasi dengan kedaulatan, karena tanpa terasa stok ikan nasional sudah mulai menipis.


"Setelah ditengok ke laut itu di luar daerah yang jauh-jauh dari pengamatan kita ada 10 ribu kapal asing yang berada di perairan kita," tuturnya.


Di mana kapal tersebut setelah dicek dari citra satelit dan pengamanan di laut kapal tersebut berukuran sampai 200-300 GT dengan panjang jaring hampir 150 km. Setiap mereka menarik jaringnya ikan yang tertangkap sebanyak 100 ton, bandingkan dengan nelayan Indonesia yang melaut sehari pulang hanya membawa 20-50 kg.


"Selama dua tahun melawan itu sampai saat ini sudah 327 kapal yang ditenggelamkan. "Ternyata dengan gerakan seperti itu membuat mereka kapal asing menjadi jera," ujarnya.


Dengan adanya penenggalaman kapal asing, lanjut Sjarief, banyak daerah-daerah yang sudah mulai banyak ikannya, seperti di Ambon, Merauke, Timika, Biyak, Natuna, dan lain-lain. Sjarief mengungkapkan pada 2013 setok ikan masih sekitar 6,5 juta ton. Saat ini setelah dilakukan penelitian dengan tim independen, stok ikan menjadi 12,5 juta ton naik dua kali lipat hanya dengan waktu 3 tahun.[]




 

EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

DPR Prihatin Macet Parah di Tol Cikampek

17 November 2017 | 10:17 WIB

Menyikapi kemacetan total lebih dari 13 KM yang terjadi di Tol Cikampek, kemarin (16/11/2017), lantaran robohnya alat berat (crane) pengangkat rambu Variabel Massage Sign (VMS) yang ambruk di tol Jakarta-cikampek, Anggota DPR Komisi V (bidang infrastruktur dn perhubungan), H.Nurhasan Zaidi, mengaku prihatin.

KPK Buru Setnov, IPW : Adu Domba KPK-Polri Gagal

16 November 2017 | 13:06 WIB

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai bahwa, penggeledaan rumah Setya Novanto (Setnov) pada Rabu (15/11) malam, menunjukkan soliditas yang semakin tinggi antara KPK dan Polri dalam pemberantasan korupsi. Soliditas ini kata Neta, menunjukkan bahwa Ketua DPR itu gagal `mengadu domba` Polri-KPK melalui kasus pelaporan terhadap dua pimpinan KPK ke kepolisian beberapa waktu lalu.

Usai Berolahraga, Dirut Angkasa Pura I Meninggal Dunia

18 November 2017 | 17:08 WIB

Danang S Baskoro, Direktur Utama PT Angkasa Pura I meninggal dunia pada Sabtu (18/11/2017) di Rumah Sakit Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Almarhum wafat di usia 56 tahun setelah melakukan olahraga rutin pagi hari.

Panglima TNI : TNI dan Polri Harus Tetap Solid

21 November 2017 | 07:19 WIB

Soliditas TNI dan Polri yang merupakan tonggak penyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan dan politik harus benar-benar dijaga dan tetap dipertahankan.

Gatot Nurmantyo : TNI - Polri Kompak untuk Keutuhan NKRI

20 November 2017 | 11:15 WIB

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa keberhasilan pembebasan sandera di Papua adalah bentuk dari kerja sama TNI dan Polri, maka kekompakan dan kebersamaan TNI dan Polri sangat strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dilihat dunia sebagai sesuatu yang sangat luar biasa.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber