metro

Demi Keadilan, Jadi Alasan Sandiaga Cabut Larangan Roda Dua

Oktraz | Kamis, 09 Novermber 2017 14:51 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengatakan, upaya mengalihkan masyarakat untuk menggunakan transportasi publik tetap dilakukan. Dia meyakini pencabutan larangan roda dua tidak berpengaruh terhadap orang menggunakan transportasi publik. Sandi menyebut pemprov akan memberi insentif bagi pengguna kendaraan umum.


"Kita pastikan akan ada insentif, nanti kan ada OK OTrip, ada insentif dengan pendekatan khusus, dan begitu ada MRT,  maka dengan sendirinya akan pindah," kata Sandi di Balai Kota, belum lama ini.


Menurutnya, orang akan pindah ke transportasi publik jika infrastrukturnya siap. Aspek ini harus dibereskan jika ingin menarik warga beralih dari kendaraan pribadi. Ia pun mengklaim, pencabutan larangan roda dua di Jalan Thamrin semata untuk mengembalikan rasa keadilan. Dia beranggapan, semua jalan di Ibu Kota bisa diakses oleh siapapun. Namun, kata dia, semua tetap harus diatur agar tetap tertib.


Dia menambahkan, kebijakan ini berbasis data yang dimiliki Pemprov DKI. Pencabutan larangan motor itu, kata Sandi, juga memberi kemudahan terhadap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang membutuhkan aksesibilitas di jalur tersebut. Dia menyebut ratusan ribu UMKM terdampak akibat pelarangan selama ini.


Gubernur Anies sebelumnya menyebut setiap hari ada 470 ribu UMKM berlalu lalang di Jalan Sudirman-Thamrin menyuplai kebutuhan warga di sana. Mulai dari memesan makan siang, minum dan yang lain. Anies mengklaim memegang data terkait jumlah tersebut.


Salah satu alasan itu membuat Anies berencana akan mengembalikan Jalan MH Thamrin untuk bisa dilalui kembali kendaraan roda dua. Pelarangan roda dua atau sepeda motor di jalan tersebut dinilai tidak adil lantaran membatasi penggunaan jalan terhadap masyarakat yang sebagian besar warga DKI.[]










EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Anies Kecewa Pernyataan Soal Becak Banyak `Di Goreng`

17 Januari 2018 | 12:39 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku kesal dengan pemberitaan yang menyebutkannya akan mengembalikan moda transportasi jenis becak di jalanan ibu kota. Ia merasa pemberitaan terkait becak banyak `digoreng`.

Selasar Gedung BEI Ambruk, 75 Mahasiswa Terluka

15 Januari 2018 | 17:32 WIB

Selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) ambruk lantaran tidak sanggup menahan beban puluhan Mahasiswa Bina Darma, Palembang  yang sedang melakukan kunjungan pelatihan kerja pada Senin (15/1/2018) siang.

Selasar Lantai 2 Gedung BEI Ambruk

15 Januari 2018 | 15:22 WIB

Kanopi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berada dilantai dua roboh. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, sudah mengerahkan anggotanya untuk datang ke tempat kejadian dan melakukan investigasi.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber