Hukum

Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi

Edward WA | Sabtu, 11 Novermber 2017 07:40 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi dalam pengadaan KTP-Elektronik (KTP-e). KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan pada tanggal 31 Oktober 2017.

 

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Jumat (10/11/2017) mengatakan bahwa KPK sudah mempelajari dengan seksama putusan praperadilan pada 29 September 2017 serta aturan hukum yang terkait.

 

Untuk itu KPK pada 5 Oktober 2017 melakukan penyelidikan baru untuk pengembangan perkara KTP-e dan telah meminta keterangan sejumlah pihak serta mengumpulkan bukti-bukti yang relevan.

 

Ia menjelaskan bahwa dalam proses penyelidikan tersebut telah disampaikan dua kali permintaan keterangan terhadap Setya Novanto pada 13 dan 18 Oktober 2017, namun yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan ada pelaksanaan tugas kedinasan.

 

"Setelah proses penyelidikan terdapat bukti permulaan yang cukup kemudian pimpinan KPK bersama tim penyelidik, penyidik dan penuntut umum melakukan gelar perkara pada akhir Oktober 2017," tambah Saut.

 

Setya Novanto dijerat dengan pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 Undang-Undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atas nama tersangka.

 

Sebagai pemenuhan hak tersangka, KPK mengantarkan surat tertanggal 3 November 2017 perihal Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan kepada Setya Novanto ke rumahnya di Jalan Wijaya XIII Melawai Kebayoran Baru pada Jumat sore, 3 November 2017.[]

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Yang Bantu Halangi Penyidikan Setnov Penjara Hukumnya

17 November 2017 | 10:02 WIB

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah memastikan sudah menyiapkan pasal hukum untuk menjerat pihak lain yang dianggap menghalangi penyidikan terhadap Ketua DPR,  Setya Novanto.

Diduga Geger Otak, Setnov Ditangani Empat Dokter Ahli

17 November 2017 | 10:16 WIB

Ketua DPR - RI, Setya Novanto mengalami kecelakaan dan dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Kamis malam (16/11/2017).

KPK Ultimatum RS yang Hambat Penyidikan Novanto

18 November 2017 | 10:24 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah mengultimatum pihak rumah sakit tempat Ketua DPR RI, Setya Novanto dirawat di kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat.

Mahfud MD : Sudah Tersangka Lagi, Segera Limpahkan Pengadilan

13 November 2017 | 12:06 WIB


Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara Mahfud MD menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melimpahkan berkas perkara Setya Novanto ke pengadilan.

Mobilnya Nabrak Tiang Listrik, Setya Novanto Pingsan

16 November 2017 | 21:51 WIB

Beberapa saat sebelum masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),  Ketua DPR RI Setya Novanto lolos dari penjemputan paksa oleh KPK mengalami kecelakaan. Toyota Fortuner berplat nomor B 1732 ZLO yang ditumpanginya menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau pada Kamis (16/11/2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber