Hukum

Bakamla RI Tangkap Kapal Pencuri Ikan Asal Philipina

Anggi SS | Senin, 13 Novermber 2017 07:28 WIB | PRINT BERITA

ist

 

BITUNG, WB - Patroli Keamanan Laut Bakamla RI mengamankan 1 Kapal pencuri ikan asal Philipina dan mengangkat 12 ponton atau rumpon liar nelayan Philipina di area perbatasan ZEE Laut Sulawesi, kemudian mengawal kapal asing tersebut ke dermaga PSDKP Bitung, Sabtu (11/11/2017).

 

Penangkapan bermula sekira pukul 10.20 WITA hari Rabu (8/11), pada saat KP Orca-3 milik PSDKP-KKP yang tengah tergabung dalam Operasi Bakamla RI Wilayah Tengah sedang melakukan patroli rutin di perairan Sulawesi, dan mendapati kapal tersebut berada di ZEE Indonesia.

 

Kapal ikan bernama F/Bca Jebo-07, membawa dua ABK berkewarganegaraan Philipina, didapati  sedang melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap Hand Line.

 

Dengan sigap Komandan Orca-3 Muhammad Ma`ruf, S.St.,Pi. memerintahkan dilakukan penghentian, pemeriksaan dan penahanan terhadap kapal motor yang dinakhkodai Junmar tersebut. Dalam pemeriksaan ditemukan tiga unit alat tangkap handline, beberapa perangkat komunikasi dan navigasi.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, kapal diduga melanggar ketentuan pasal 93 ayat (3) dan pasal 100B jo pasal 38 ayat (1) UU RI nomor 45 tahun 2009 tentang Perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

 

Guna proses hukum lebih lanjut, selanjutnya kapal serta barang bukti dikawal ke dermaga pangkalan PSDKP Bitung.

 

Tidak jauh dari lokasi tersebut, di area perbatasan ZEE Laut Sulawesi, KP Orca-03 juga menemukan keberadaan 12 ponton atau rumpon liar, seluruh ponton tersebut berhasil diangkat dan diamankan.[]

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Yang Bantu Halangi Penyidikan Setnov Penjara Hukumnya

17 November 2017 | 10:02 WIB

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah memastikan sudah menyiapkan pasal hukum untuk menjerat pihak lain yang dianggap menghalangi penyidikan terhadap Ketua DPR,  Setya Novanto.

Diduga Geger Otak, Setnov Ditangani Empat Dokter Ahli

17 November 2017 | 10:16 WIB

Ketua DPR - RI, Setya Novanto mengalami kecelakaan dan dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Kamis malam (16/11/2017).

KPK Ultimatum RS yang Hambat Penyidikan Novanto

18 November 2017 | 10:24 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah mengultimatum pihak rumah sakit tempat Ketua DPR RI, Setya Novanto dirawat di kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat.

Mahfud MD : Sudah Tersangka Lagi, Segera Limpahkan Pengadilan

13 November 2017 | 12:06 WIB


Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara Mahfud MD menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melimpahkan berkas perkara Setya Novanto ke pengadilan.

Mobilnya Nabrak Tiang Listrik, Setya Novanto Pingsan

16 November 2017 | 21:51 WIB

Beberapa saat sebelum masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),  Ketua DPR RI Setya Novanto lolos dari penjemputan paksa oleh KPK mengalami kecelakaan. Toyota Fortuner berplat nomor B 1732 ZLO yang ditumpanginya menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau pada Kamis (16/11/2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber