politik

Setnov Jadi Tersangka Lagi, Rakernas Golkar Terancam Batal

Ibra Maulana | Selasa, 14 Novermber 2017 08:19 WIB | PRINT BERITA

ist

 

MAKASSAR, WB – Penetapan status tersangka kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto oleh KPK membuat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Golkar terancam batal.

 

Rakernas tersebut dijadwalkan digelar pada 19-22 November 2017 dirangkaikan dengan jalan Golkar memperingati HUT ke-53 tahun di Makassar, Sulawesi Selatan.

 

“Rakernas yang semula dilaksanakan di Makassar pertengahan bulan ini terpaksa, dibatalkan. Kemungkinan akan digelar di Bandung atau Jakarta,” ucap Sekretaris Panitia Pelaksana HUT Golkar, Hoist Bahtiar di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (13/11/2017.

 

Sementara untuk Jalan Golkar atau Jago, kata dia, tetap dilaksanakan pada 19 November 2017 mengingat jumlah peserta yang sudah mendaftar sangat banyak dan membludak sehingga dipastikan harus jalan.

 

Mengenai dibatalkannya Rakernas Golkar di Makassar, kata Hoist, belum diketahui secara pasti sebab bila melihat jadwal Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sangat padat dan tidak memungkinkan untuk bolak-balik dari Makassar ke Jakarta.

 

“Diprediksi begitu karena sampai sekarang tidak ada konfirmasi resmi dari Pengurus DPP Pusat. Kami hanya menindaklanjuti instrtuksi DPP pusat sebagai bagian dari penentuan pelaksanaan Rakernas Golkar,” katanya.

 

Sebelumnya, pelaksanaan Rakernas di Makassar, Sulawesi Selatan, direncanakan berlangsung pada 26-28 Oktober yang akan dibuka Presiden Joko Widodo. Namun diundur hingga 19-22 November.

 

“Untuk agenda Jago tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang ada,” katanya.

 

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham belum lama ini mengatakan, terkait dengan pelaksanaan Rakernas Golkar di Makassar akan dibahas tentang program-program prioritas partai menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu Legislatif serta Pemilu Presiden 2019 mendatang.

 

“Dibahas pada rekernas nanti adalah strategi pemenangan baik itu Pilkada 2018 agar Golkar kembali menang, termasuk agenda politik pemilu legislatig dan pilres. Selain itu menguatkan dukungan untuk pilres mengusung kembali Pak Jokowi,” katanya. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Soal `Nyayian` 40 Miliar La Nyalla, Ini Penjelasan Gerindra

12 Januari 2018 | 14:34 WIB

Wasekjen Partai Gerindra, Arief Poyuono, langsung memberikan klarifikasi terkait adanya permintaan Rp 40 miliar dalam surat tugas Gerindra pada dirinya.

Hanura Depak Oesman Sapta

17 Januari 2018 | 11:28 WIB

Partai Hanura,  akhirnya resmi menghentikan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum. Hal ini dilakukan sebagai bentuk respon partai atas mosi tidak percaya yang dikeluarkan oleh pengurus DPP terhadap sosok OSO.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber